REVIEW : Endoskin Overnight Beauty Patch, Samarkan Kerutan dalam Semalam

Kerutan adalah masalah kulit yang paling menyeramkan buat saya. Selain karena hal itu pasti terjadi pada kulit yang semakin menua, juga karena treatment yang dibutuhkan untuk menghilangkannya butuh biaya yang gak murah. Buat saya sendiri, masalah kerutan pada wajah ini banyak saya temukan di area sekitar mata. Kemungkinan besar ya karena pola hidup yang kurang sehat, seperti sering begadang nonton KDrama, mengucek mata saat mengantuk, dan melihat layar handphone terlalu lama. Karena itu, saya mencoba meminimalisir timbulnya kerutan  menjaga wajah untuk tetap lembap dengan menggunakan produk-produk yang memberikan ekstra kelembapan.

Tapi, yang menjadi masalah adalah, kulit wajah saya sebetulnya oily dan mudah berjerawat. Jadi, tiap kali saya memakai produk yang mengandung hyaluronic acid, yang berfungsi memberikan kelembapan pada kulit, malah bikin bagian wajah saya yang lain menjadi semakin oily dan memicu terjadinya komedo. Sedangkan kalau memakai pelembap yang ringan dan memiliki hasil akhir matte, gak cukup mampu melembapkan area sekitar mata yang ada kerutannya. Agak tricky ya?
 
Review Endoskin Overnight Beauty Patch


Lalu, setelah pencarian panjang mencari produk yang cocok untuk mengatasi kerutan di sekitar mata, saya ketemu produk ini, Endoskin Overnight Beauty Patch. Produk ini dibuat di Korea dan didistribusikan oleh PT. LAPI, singkatan untuk Laboratorium Alergen Pertama Indonesia. Yang bikin saya tertarik dengan produk ini adalah karena Endoskin Overnight Beauty Patch punya konsep unik dan berbeda dari produk-produk anti ageing pada umumnya, yang bikin saya gak sabar untuk menulis review Endoskin ini. Klaimnya, produk ini bisa mengembalikan kelembaban kulit dalam semalam, bahkan dalam 4 jam! Kok bisa sih? Nah, simak terus ya!

KEMASAN

Kemasan Endoskin
 
Endoskin ini dikemas dalam box persegi seukuran telapak tangan. Gak cuma dikemas dalam box, produknya juga dilengkapi dengan kemasan dari mika tebal dan juga plastik. Agak kaget waktu liat produknya hanya seukuran 1 buku jari, super keciiil. Saya rasa, kemasannya ini emang sengaja dibuat berlapis-lapis dan seaman mungkin, supaya kandungan CLHA yang ada di dalam produknya gak rusak. 

KLAIM

Endoskin Overnight Beauty Patch adalah produk yang mengandung zat aktif Cross-Linked Hyaluronic Acid (CLHA) yang bekerja dengan meregenerasi sel-sel kulit, sehingga membuat kulit terlihat jauh lebih muda. Menggunakan metode Self-filling hyaluronic acid patch, yaitu metode aplikasi terbaru yang mampu mengefektifkan hantaran CLHA ke dalam lapisan kulit lebih dari 80%, tanpa disertai rasa sakit, luka, dan risiko infeksi. 
 
Kemasan Endoskin

Endoskin Overnight Beauty Patch ini juga menggunakan teknologi microneedle optimal, yang tidak menimbulkan iritasi, dan memberikan efek kelembaban paling baik, juga menggunakan kemampuan “cross-linking” untuk mengikat senyawa HCA.

KANDUNGAN

Cross-Linked Hyaluronic Acid (CLHA) : Asam hialuronat yang telah dimodifikasi sehingga lebih mudah menyerap ke kulit dan bertahan lebih lama dalam kulit.

CARA PEMAKAIAN

Cara Pemakaian Endoskin
  1. Bersihkan wajah dari minyak dan air serta keringkan wajah sebelum aplikasi
  2. Lepaskan lapisan pelindung transparan dari patxh, bagian tengah terlebih dahulu (jangan menyentuh bagian tengah patch yang mengandung CLHA)
  3. Lepaskan stiker putih di bagian samping patch (jangan menyentuh bagian tengah patch yang mengandung CLHA)
  4. Tempelkan patch bagian tengah di area wajah yang mengalami keriput
  5. Jangan menggosok patch pada saat penempelan
  6. Setelah ditempelkan dengan sempurna, tekan/ pijat dengan lembut selama 2-3 menit dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah.
  7. Tunggu sampai minimal 4 jam dan lihat hasilnya.
  8. Untuk hasil yang maksimal, aplikasikan Endoskin pada malam hari sebelum tidur dan lepaskan pada saat pagi hari.
  9. Tidak perlu dibersihkan setelah aplikasi.
  10. Aplikasikan Endoskin minimal 1 minggu sekali untuk menghilangkan kerutan.
HASIL PEMAKAIAN

Sebelum saya mulai memberikan review Endoskin ini, ada baiknya saya cerita pengalaman saat saya memakainya. Pertama kali saya mencoba menempelkan Endoskin Overnight Beauty Patch ini, saya masih bingung mana depan dan belakangnya. Padahal, instruksinya sudah jelas. Terbayang bayang oleh harganya yang lumayan. saya malah jadi grogi, takut salah pakai. Ketika sudah yakin, saya letakkan Endoskin ini di sudut dekat mata kiri. Kenapa di situ? Karena saya merasa area tersebut sangat rentan dengan kerutan, apalagi buat saya yang punya mata minus dan sering menggosok mata dan sering begadang. Makanya, kalau dilihat dengan jelas, sudah terlihat kerutan-kerutan di area mata yang semakin jelas terlihat saat saya tersenyum atau menyipitkan mata.

Review Endoskin Overnight Beauty Patch

Pada saat pemakaian, tidak ada sensasi apapun. Seperti tidak memakai apa-apa. Gak ada sensasi lainnya seperti efek dingin, gatal, atau panas. Intinya, saya gak merasakan apa-apa pada saat pemakaian. Ini agak bikin saya skeptis, "Apa betul produk ini bisa menyamarkan kerutan? Kok gak ada rasa apa-apa ya?"

Tapi, pikiran itu segera hilang esok paginya. Begitu bangun tidur, saya langsung penasaran ingin melihat manfaat Endoskin ini. Apakah akan terlihat? Dan, begitu saya melepas beauty patchnya, saya raba area tersebut, daaammnnn it is true! Saat itu saya gak langsung memeriksa kerutan, yang pertama saya rasakan adalah kulit yang menjadi lebih halus dan kencang/ elastis.  Mungkin di kamera tidak terlalu terlihat, tapi ketika ketika saya bercermin, sangat jelas kalau kerutan-kerutan mulai memudar, dan bahkan garis-garis halus pada wajah mulai menghilang. Selain kulit yang kencang dan kerutan yang memudar, saya merasa mata panda saya sedikit berkurang, lebih cerah. Saya takjub, ini hanya semalam lho! Bayangkan kalau pemakaiannya dilakukan secara konsisten! Mengenai sensasi "seperti tidak memakai apa-apa" pada saat pemakaian, menurut saya ini karena Endoskin ini menggunakan teknologi Microneedle optimal, jadi tidak akan menimbulkan iritasi apapun.

Hasil Endoskin

Melihat hasil yang sangat signifikan ini, saya jadi gak heran dengan harganya yang cukup fantastis. Yang kita beli bukan hanya sekedar "pelembap" atau sekedar hyaluronic acid, tapi lebih dari itu. Kita membeli teknologi dan metode yang memodifikasi hyaluronic acid ini menjadi cross linked hyaluronic acid. Mampu memberikan kelembapan ke dalam lapisan kulit hingga 80%. Kalau dengan hyaluronic acid saja kulit terasa lebih lembap, apalagi dengan CLHA ini.


Mungkin kalian ada pertanyaan mengenai jenis kulit yang cocok untuk Endoskin. Buat saya yang punya kulit oily saja, kerutan di wajah gak bisa dihindari, apalagi bagi kalian yang punya kulit kering. Jadi, buat saya sih jenis kulit yang cocok untuk Endoskin yaa.. semuanya! Mau normal, oily, apalagi kalau kulit kering. Berbicara tentang manfaat Endoskin ini, kita gak cuma bicara tentang mengatasi kerutan dan masalah penuaan kulit lainnya, tapi juga tentang upaya preventif, mencegah timbulnya kerutan dengan cara menjaga kulit wajah untuk tetap lembap, terutama di area-area yang memiliki resiko kerutan yang tinggi. 

Endoskin Overnight Beauty Patch ini menurut saya bakal jadi life saver kalau saya butuh treatment dadakan dalam menyembunyikan kerutan-kerutan di wajah. Masalah harga yang mahal, sepertinya dengan hasil yang serupa, treatment di klinik akan jauh lebih mahal. Setuju gak?
 
KESIMPULAN
 
+ Packaging aman
+ Pemakaian mudah dan praktis
+ Menggunakan tekonologi microneedle optimal (efek kelembapan lebih terasa)
+ Menggunakan kemampuan "cross linking" untuk mengikat senyawa HCA
+ Hanya dalam 1 malam sudah terlihat hasilnya, lebih lembap, kencang, dan cerah
+ Menyamarkan kerutan dan menghilangkan garis-garis halus di wajah
- Lumayan mahal (tapi ya sebanding dengan hasilnya sih)
- Harus hati-hati pakainya

Nilai : 4/5
Harga : 250.000
Beli di ? Shopee Endoskin

REVIEW : Olay Regenerist Micro Sculpting Serum, Ringan dan Mudah Menyerap

Hai, semuanya!

Ada beberapa orang yang mungkin bingung, kenapa beauty blogger/ vlogger bisa bolak balik review produk skincare yang berbeda, padahal muka kan cuma satu? Saya juga kerap kali mendapat pertanyaan yang sama. Nah, kalau buat saya, saya punya additional skincare dan juga main skincare. Kalau additional skincare, biasanya saya pakai di waktu-waktu tertentu, punya efek yang bagus untuk kulit, tapi gak berdampak apa-apa ketika saya menghentikannya, kurang lebih seperti booster kulit saja. Sedangkan main skincare atau skincare utama saya, adalah produk-produk perawatan kulit yang WAJIB saya pakai, dan akan ada perbedaan (ke arah negatif) kalau saya gak pakai.

Nah, produk yang akan saya bahas ini adalah salah satu main skincare saya, salah satu produk keluaran Olay Regenerist. Mungkin pembaca blog saya pernah baca, kalau saya jatuh cinta dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream (bisa baca DI SINI). Hasilnya yang luar biasa oke di kulit saya yang rewel, bikin saya ketagihan untuk nyoba step lainnya dalam varian Olay ini, yaitu serumnya, Olay Regenerist Micro Sculpting Serum.

 Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

KEMASAN

 Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Di dalam box merah yang cukup besar ini, ternyata kemasannya gak besar-besar amat. Produk ini dikemas dalam botol pump yang punya sistem lock, jadi aman banget untuk dibawa berpergian. Yang saya suka, takaran 1 pump produk ini pas, gak sedikit tapi juga gak kebanyakan. 1x cukup untuk seluruh wajah saya.

KANDUNGAN

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

KLAIM

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Serum bertekstur ringan yang mudah diserap permukaan kulit. 

1. Membantu tekstur kulit terasa halus
2. Membantu menyamarkan garis halus dan keriput
3. Melembapkan agar kulit terasa lebih kencang

Formulanya, dengan ADVANCED AMINO- PEPTIDE COMPLEX + EKSTRAK BUAH CAROB, memberikan permukaan kulit bahan-bahan yang membuat kulit tampak lebih muda.

TESKTUR DAN AROMA

Dibandingkan dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream, Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini punya tekstur yang lebih light. Teksturnya enak banget, mudah dibaurkan dan mudah meresap. Saya pikir warnanya putih, tapi kalau diperhatikan lebih jelas, warnanya nude dan bercahaya (entah glitter atau apa, tapi yang jelas butirannya sangaaaat halus, nyaris tak terlihat). Aromanya juga soft, mirip dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream, aromanya langsung menghilang begitu serumnya menyerap dengan sempurna. Me like it.

HASIL PEMAKAIAN

Saya sudah menggunakan produk ini selama kurang lebih 3 bulan. Termasuk awet untuk produk berisi 50 ml ini, karena saya memang hanya menggunakannya di malam hari. Kenapa cuma di malam hari? Nanti saya jelaskan. 

Jadi, produk ini saya pakai setelah toner, sebelum memakai Olay Regenerist Micro Sculpting Cream. Seperti yang saya bilang sebelumnya, teksturnya ini mudah menyerap dan yang bikin saya cinta adalah hasil akhirnya yang semi matte tapi lembap. Pertama kali saya menggunakan produk ini, efek yang pertama saya rasakan adalah tekstur kulit yang semakin haluuuuuusss. Saya emang gak pernah ragu dengan niacinamide yang selalu bersahabat dengan kulit saya. Kulit saya yang acne prone jadi lebih terkontrol, bibit-bibit jerawat akan menghilang dengan sendirinya. Setiap saya pakai serum ini, pagi harinya kulit menjadi lebih lembap dan kenyal.

Nah, kalau alasan saya gak pernah pakai Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini di pagi hari adalah, saya memang menghindari kulit terlalu lembap di pagi dan siang hari. Makanya, saya selalu skip segala produk yang jenisnya moisturiser. Cukuplah hanya sunscreen di pagi hari. Buat saya yang kadar minyak di wajah gak main-main, pakai serum atau moisturiser atau apapun itu, malah memicu wajah menjadi lengket dan akan dengan mudah menyebabkan komedo. Ya, masalah komedo ini belum bisa saya atasi dengan produk apapun. Jadi, better safe than sorry, saya hanya menggunakan serum ini di malam hari. 

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Ada bedanya ketika saya gak pakai serum ini dengan ketika saya pakai. Pernah sekali saya skip pakai serum ini di malam hari, pagi harinya kulit gak selembap dan sehalus itu. Lalu, efek niacinamide dalam mencerahkan, seharusnya akan terlihat, kalau saja saya gak bandel mencetin komedo yang bikin kulit jadi sering memerah dan meninggalkan noda hitam. Karena di beberapa bagian yang mulus, kulit terlihat lebih cerah.

Jadi, dalam 3 bulan pemakaian ini, saya sangat puas dengan hasil yang didapatkan. Rasanya seperti kalau saya pakai krim racaikan dokter di klinik, terlihat hasilnya Untuk efeknya dalam menyamarkan keriput atau garis halus sih saya belum begitu melihat, tapiiii saya tetap optimis. Keriput dan garis garis halus kan timbul karena kondisi wajah yang kering dan kurang lembap. Kalau efek lembap, kenyal, dan halusnya sudah terasa, saya rasa untuk menyamarkan keriput dan garis halus tinggal menunggu waktu saja.

Kebetulan produk ini sepertinya akan habis dalam waktu dekat, kalau ditanya bakal repurchase atau nggak, saya sebetulnya lagi penasaran sama varian Olay Regenerist Retinol 24 Serum, mencari yang lebih bermanfaat buat kulit yang semakin menua ini. Tapi, kalau ternyata nanti saya gak cocok sama varian retinolnya, surely saya akan balik lagi ke Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini.

KESIMPULAN

+ Kemasan pump, takaran pas
+ Kemasan ada lock systemnya, aman dibawa
+ Aroma soft, gak mengganggu
+ Tektur light, mudah menyerap
+ Kulit lebih kenyal
+ Tekstur kulit lebih halus
+ Mencegah dan mengobati jerawat
+ Kulit lebih cerah
+ Kadar minyak di wajah pas
- Apa ya, belum ada. Saya puas banget soalnya, kalau masalah komedo, produk ini memang gak mengklaim bisa ngatasin itu. Jadi yaa, gak ada kayaknya
 
Nilai : 4.5/5
Harga : IDR 180.000 / 50ml


REVIEW : Maska Technicolor Multimask, Masker Unik Multifungsi Untuk Berbagai Jenis Kulit

Hai teman-teman! Masih dalam episode #stayathome part sekian, saya udah mati gaya di rumah. Kebanyakan di rumah, lagi-lagi bikin saya lebih aktif dalam mengurus diri. Yang biasanya sebulan sekali ke klinik kecantikan, sekedar facial atau maskeran, sekarang mau gak mau saya cari alternatif untuk melakukan self treatment di rumah. Buat beberapa orang, merawat kulit wajah mungkin satu hal yang mudah, tapi buat saya yang punye jenis kulit kombinasi, ini adalah satu hal yang tricky.

Bayangkan saja, dalam 1 wajah ini, saya memiliki masalah yang berbeda-beda di setiap areanya. Kalau wajah saya diibaratkan dengan lapangan, bisa dibilang lapangan bagian samping kanan penuh lumpur, tapi bagian tengah tanahnya kering kerontang, lalu bagian samping kiri penuh ranjau. Terlalu banyak masalah yang gak cukup diatasi hanya dengan 1 produk.

Jadi, area dahi saya berminyak, pipi dan hidung berpori-pori besar, lalu bagian sekitar mulut saya kering. Memiliki tipe kulit wajah kombinasi ini membuat saya lebih aware dengan skincare yang saya pakai. Jangan sampai niat menghilangkan minyak berlebih di area dahi, malah membuat area mulut saya semakin kering kerontang. Makanya, produk yang akan saya review ini, sangat sangat membantu dan menjawab kekhawatiran saya selama ini, produk yang bisa merawat kulit yang berminyak, tapi juga kering, tapi juga berpori-pori besar. Apalagi, dengan kandungan-kandungan yang saya rasa berbeda dengan masker pada umumnya, saya semakin penasaran, karena ini pertama kalinya saya menemukan masker dengan kandungan mushroom extract, peach extract, dan apricot seed scrub.

Review Maska Technicolor Multimask Indonesia

Maska Technicolor Multimask. Ya, itu nama produk terbaru keluaran Maska. Maska ini adalah salah satu brand lokal yang punya konsep produk yang cerdas, menarik, lain dari yang lain. Makanya, begitu launching, saya langsung penasaran dengan produk ini. Kalian juga pasti tau, kalau produk-produk Maska sebelumnya juga sangat hits, dari mulai packaging yang apik, sampai kualitas produk yang gak main-main. 

KEMASAN

 
Review Maska Technicolor Multimask Indonesia 
Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, masalah kemasan. Maska ini punya tim design yang oke banget. Semua produknya punya design yang apik dan unik, kelihatan mewah dan ekslusif. Kemasan Maska Technicolor Multimask ini punya konsep yang lain dari masker pada umumnya. Boxnya berisi 3 strip Maska Technicolor Multimask, dan setiap strip punya 3 sachet masker yaitu Maska Pore Mask, Maska Fine Line Mask, dan Maska Oil Mask. Masing-masing sachet berisi 7 gram. Dengan kemasan seperti ini, sudah jelas kalau masker ini sangat travel friendly. Apalagi, dengan pouch yang juga kamu dapatkan saat beli masker ini, sangat ringkas dan praktis untuk dibawa-bawa.


Nah, selain mendapatkan produk dan pouch, kamu juga mendapatkan thank you card dari Maska, dan kamu akan melihat QR Code yang terletak di bagian bawah. Kamu bisa scan kode tersebut, dan dengarkan musik yang sudah disediakan untuk menambah sensasi rileksmu saat maskeran. Whoaaa.. Ini definisi the next level of maskeran, sih.

KANDUNGAN

Kandungan tiap maskernya tentu berbeda, seperti yang tercantum pada kemasannya. Kandungan utama pada setiap masker, menyesuaikan dengan fungsinya.

 Review Maska Technicolor Multimask Indonesia

Maska Pore Mask : Mushroom Extract dan Hyaluronic Acid
Maska Fine Lines : Peach Extract dan Ascorbyl Tetraisopalmitate (Vit C)
Maska Oil Mask : Centella Asiatica Extract dan Apricot Seed Scrub

Meskipun kandungannya berbeda, namun ketiga masker ini sama-sama memberikan efek extra cooling sensation, karena mengandung peppermint oil. Maska Technicolor Multimask ini dilengkapi dengan anti-pollution ingredients yang menjaga kulit dari radikal bebas dan debu. Produk ini sudah tentu terdaftar di BPOM, juga bebas alkohol, paraben, sulfate, cruelty, silikon, dan EU allergen.

KLAIM

Karena kandungan tiap maskernya berbeda, berarti fungsinyapun berbeda ya.

Maska Pore Mask : Mengandung Mushroom Extract yang mampu membantu merawat pori-pori besar sekaligus membantu mengontrol kadar sebum, serta Hyaluronic Acid yang berfungsi melembapkan dan menghaluskan kulit.

Maska Fine Line Mask : Kandungan Peach Extract yang membantu merawat fine lines, serta kerutan pada wajah, vitamin B3 membantu membuat warna kulit cerah secara merata, serta Hyaluronic Acid yang mampu melembapkan serta menghaluskan kulit.

Maska Oil Mask : Mengandung Apricot Scrub yang mampu membantu mengangkat kotoran-kotoran yang membuat pori-pori tersumbat. Grape Seed Oil dan Centella Extract yang membantu menjaga kadar minyak berlebih, menghaluskan kulit serta membantu merawat elastisitas kulit.

CARA PAKAI

Ketiga masker ini punya cara pakai yang sama, perbedaannya hanya pada letak penggunaannya, dan ini akan menjadi berbeda pada tiap orang, menyesuaikan jenis kulit masing-masing. Kalau yang ini versi saya.

1. Aplikasikan Maska Pore Mask di hidung dan kedua pipi (pori-pori besar), Maska Fine Line Mask di bagian pipi bawah dan dagu (kering/ kerutan), Maska Oil Mask di bagian dahi (berminyak).
2. Diamkan 5 hingga 10 menit, bilas dengan air hangat.
3. Gunakan 2-3 kali dalam seminggu.

TEKSTUR, WARNA, DAN AROMA

 Review Maska Technicolor Multimask Indonesia 
Ketiganya merupakan clay mask. Teksturnya kurang lebih mirip, namun Maska Oil Mask mengandung Apricot Scrub. Warna Maska Pore Mask dan Maska Oil Mask agak mirip, yaitu hijau mint. Sedangkan, Maska Fine Line Mask berwarna orange. Saya suka aroma dari ketiga masker ini. Tiap masker memiliki aroma yang sedikit berbeda, namun semuanya memiliki aroma yang segar dan menenangkan karena mengandung peppermint oil.

HASIL PEMAKAIAN

Bagian ini pasti yang banyak ditunggu, kan? :) Tenang, gak cuma hasil pemakaian, tapi saya juga akan bercerita pengalaman saat memakainya.

Review Maska Technicolor Multimask Indonesia

Seperti yang sudah saya sebutkan, permasalahan kulit wajah saya adalah area dahi yang berminyak, pipi dan hidung yang berpori-pori besar, dan area sekitar mulut yang kering. Saya aplikasikan masing-masing Maska Technicolor Multimask di bagian-bagian tersebut. Hal pertama yang saya sadari adalah aromanya yang bikin rileks. Ini adalah deskripsi "me time" sesungguhnya. Peppermint oil yang memberikan cooling sensation ini memang menjadi keunggulan Maska Technicolor Multimask, betul-betul membuat mood lebih baik. Kalau saya gak ingat kalau masker ini harus dibilas setelah 10 menit pemakaian, mungkin saya udah tidur sejak awal pemakaian.

Tekstur clay masknya sendiri mudah dibaurkan. Tadinya saya menggunakan kuas silikon untuk mengaplikasikannya, tapi setelah beberapa kali pemakaian, tampaknya lebih nyaman dan efisien jika menggunakan tangan (gak akan ada produk yang tertinggal di kuas). 

Setelah 10 menit pemakaian, saya langsung bilas menggunakan handuk hangat, supaya semua kotoran terangat dengan bersih. Setelahnya saya langsung mengamati wajah saya. Bagi saya yang kadang underestimate sama fungsi masker, saya cukup takjub dengan efek jangka pendek yang diberikan Maska Technicolor Multimask. Kulit lebih bersih dan semuanya serba pas. Gak ada bagian yang terlalu berminyak, tapi juga gak ada bagian yang kering. Saya bisa bilang begitu karena perubahan tekstur wajah yang saya rasakan cukup signifikan, kulit menjadi haluuuuus sekali, padahal sebelumnya saya gak melakukan exfoliating sama sekali.

Pemakaian-pemakaian berikutnya, menunjukkan efek yang sama. Kulit lebih halus dan bersih. Tambahannya, saya merasa kadar minyak di wajah lebih terkontrol, meskipun area dahi saya tetap berminyak, tapi gak sebanyak dulu. Saya sadar bertul kalau kadar minyak yang berlebihan dapat membuat kulit terlihat kusam, makanya setelah memakai masker ini, kulit menjadi bersih dan agak cerah. Bagian pipi dan hidung, meskipun gak otomatis membuat pori-pori mengecil, tapi membuat pori-pori jauh lebih bersih dan bebas jerawat. Begitu juga dengan area sekitar mulut, tekstur kulit terasa lebih lembap. Efek-efek ini juga terlihat pada saat saya memakai make up. Jika sebelumnya saya menggunakan Maska Tecnicolor Multimask, hasil make up lebih halus, menyatu dengan wajah, dan tahan lama.

 Review Maska Technicolor Multimask Indonesia 
Gak nyesel nyobain Maska Technicolor Multimask ini. Meskipun mungkin akan ada opini kalau harganya lumayan pricey, tapi menurut saya, sangat sebanding dengan hasil yang didapat. Apalagi jika dibandingkan dengan perawatan di klinik kecantikan, kalian akan merasa produk ini sebetulnya murah. Kelebihan lainnya dari Maska Technicolor Multimask ini, karena memiliki 3 masker di dalamnya, kalian gak perlu repot-repot beli masker lain. Kalau suatu hari kuit berminyakmu tiba-tiba kering, gak perlu lagi repot-repot cari produk baru. Benar-benar multifungsi. Juga, dengan kemasan sachetnya, masker ni cocok banget buat dibawa berpergian. Bayangkan saja, kamu bisa bawa 3 jenis masker dengan ukuran imut, yang bahkan bisa kamu selipkan di saku celana alias.. gak akan ngabisin tempat!

 KESIMPULAN

+ Produk lokal (Proud!)
+ Designnya apik dan cantik
+ Konsepnya menarik dan unik
+ Packaging sachet, travel friendly, bisa bawa 3 jenis masker sekaligus tanpa menghabiskan banyak tempat
+ Mengandung peppermint oil, cooling sensation, bikin rileks
+ Ada QR code untuk musik, bikin maskeran lebih rileks lagi
+ Mengandung anti pollution ingridients
+ Bebas alkohol, paraben, sulfate, cruelty, silikon, dan EU allergen
+ Teksturnya mudah dibaurkan
+ Membuat tekstur kulit lebih halus dan bersih 
+ Kadar minyak di wajah lebih terkontrol
+ Yang terakhir yang paling penting adalah, multifungsi. Cocok dan wajib dimiliki semua jenis kulit
- Meskipun konsepnya menarik, saya masih berandai-andai kalau produk ini mengeluarkan versi jarnya untuk setiap varian. Pasalnya, kulit saya lebih didominasi dengan bagian yang berminyak, sehingga sepertinya Maska Oil Mask nya akan lebih dulu habis dibanding varian lainnya.
- Kemasan box dengan kemasan strip berbeda. Kalau pada box urutannya adalah Pore Mask, Fine Line Mas, lalu Oil Mask. Sedangkan urutan stripnya, Oil Mask, Fine Line Mask, dan Pore Mask. Ini mungkin sepele, tapi buat saya yang matanya agak-agak rewel, agak ganggu aja liatnya.

Nilai : 4/5
Harga : IDR 210.000 (tapi kalau gak salah, mereka lagi ada diskon di shopee, buruan!)
Beli di ? Shopee Maskaofficialstore, Instagram Maska.lab, atau langsung di websitenya Maska.co.id


REVIEW : Implora Urban Lip Cream Matte (All Shades), Lip Cream Murah dengan Warna-Warna Hits

Siapa di sini pecinta lippen murah meriah? Maaf, saya gak ikut tunjuk jari. Tapi, kalau pertanyaannya diganti jadi 'siapa pecinta lippen murah meriah dengan kualitas oke?' Saya bakal angkat tangan, kalau bisa ikut angkat kaki juga deh. Menemukan lipstick atau lip cream (pokoknya produk pewarna bibir deh, sebut saja lippen) dengan harga murah, gak sulit. Apalagi kalau kalian pergi ke pasar baru, banyak sekali produk-produk lippen dengan harga di bawah 20.000, tapi gak ada yang bisa menjamin kandungan dan kualitasnya saat dipakai. Makanya, kalau saya nemuin lippen dengan harga murah tapi kualitasnya sangat lumayan, dan tentunya sudah terdaftar BPPOM, ingin rasanya saya berbagi cerita.

Produk lippen yang saya ulas sekarang berasal dari brand lokal. Sempat ngehits dengan pensil alisnya yang harganya gak sampai 10.000, tapi punya banyak penggemar, termasuk saya. Saya bukan tukang ngalis, skill saya kurang mumpuni untuk membuat alis menjadi lancip, presisi, dan indah. Tapi, pensil alis satu itu, membuat aktivitas alis mengalis jadi lebih mudah. Udah kebanyang belum brand apa yang akan saya ulas (pasti udah dong dari judulnya juga ah), Implora! Nah, produk yang akan saya ulas dari implora adalah lippennya yang bernama Implora Urban Lip Cream Matte.

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Sudah jelas ya dari namanya, kalau ini adalah lip cream. Buat saya, lip cream adalah jenis lippen yang wajib dimiliki semua wanita. Beda sama lip gloss atau liptint, yang bahkan sayapun kayaknya cuma punya 1, lip cream adalah jenis lippen yang paling mudah dipakai, multifungsi, dan tahan lama. Makanya, sampai sekarang brand-brand kosmetik gak berhenti bikin inovasi produk lip creamnya. Meskipun begitu, sulit juga untuk menemukan lip cream yang cocok. Ada beberapa kriteria yang bikin saya memilih 1 lipstik, yaitu warnanya, teksturnya, coveragenya, dan ketahanannya. Apakah Implora Urban Lip Cream Matte ini masuk kesemua kriteria?Yuk disimak!

KEMASAN

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Gak ada yang menarik dengan kemasan dari  Implora Urban Lip Cream Matte. Dengan harga sekitar IDR 20.000, gak perlu juga deh terlalu berharap dengan kemasan yang fantastis. Ada informasi produk yang lengkap dan aplikatornya, sudah cukup buat saya. Meskipun aplikatornya memang berbeda dengan aplikator lip cream mahal, gak buruk-buruk amat kok. Anyway, saya suka dengan design boxnya, terlihat ekslusif dan gak murahan (meskipun sebetulnya memang murah).

KLAIM

Lip cream matte dengan formula yang lembut dan membantu menjaga kelembapan bibir secara alami.

KANDUNGAN

Isododecane, Diisostearyl Malate, Hydrated Silica, Hydrogenated Polycyclopentadiene, Glyceryl Behenate/Eicosadioate, Nylon-12, Trimethylsiloxysilicate, Cyclohexasiloxane, Isopropyl Myristate, PEG-8 Beeswax, Isononyl Isononanoate, Tocopherol (Vitamin E), Quaternium-90 Bentonite, Methylparaben, Propylene Carbonate, Flavor, Propylparaben, BHT, Isopropyl Titanium Triisostearate, Stearalkonium Hectorite, Polyhydroxystearic Acid

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna
 
IMPLORA Urban Lip Cream Matte ini juga aman banget karena sudah terdaftar di BPOM, dan lagi dia gak mengandung sulfate, alkohol, dan silikon.
 
TEKSTUR
 
Teksturnya creamy, jelas karena lip cream. Namun, tiap warna punya kepekatan yang berbeda. Saya yakin dengan perbedaan kepekatan ini juga akan berdampak dengan perbedaan coverage pada masing-masing warna.
 
REVIEW
 
Sebelum saya mulai membahas lebih dalam, saya ingin membahas tentang pilihan warna dari Implora Urban Lip Cream Matte ini. Ada 12 warna yang variatif. Pilihan warnanya cantik-cantik, dan didominasi oleh warna-warna warm. Sayangnya, saya masih mengharapkan ada lebih banyak warna nude dengan hint brown, bukan pink. But overall, pilihan warnanya keren-keren, dan gak norak. Warna favorit saya banyak, tapi kalau disuruh pilih 1, no 01 adalah yang sering saya pakai.

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Lip cream ini mudah kering dan menyatu dengan bibir. Rasanya ringan di bibir dan gak lengket ketika saya mengatupkan bibir. Lip cream ini belum bisa menutup garis hitam bibir saya, jika hanya dengan 1 layer. Tapi, ketika saya menambah layer lip cream ini, bibir rasanya terasa tebal. Jadi balik lagi ke preferensi, lebih mementingkan kenyamanan atau coverage. Kalau saya sih, kenyamanan adalah segalanya.

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Mengenai ketahanannya, lip cream ini transferproof jika dicoba di punggung tangan. Akan tetapi, saya masih bisa menemukan sedikit produk yang menempel di sisi gelas ketika saya minum. Untuk aktivitas yang ringan tanpa makan dan minum, lip cream ini akan sangat tahan lama. Tapi begitu makan, apalagi makanan yang mengandung minyak, bisa hilang tak berbekas.

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Teksturnya benar-benar matte saat dipakai, membuat garis-garis bibir menjadi lebih terlihat. Akan tetapi, hebatnya, setelah dihapus, bibir gak menjadi kering ataupun pecah-pecah, seperti kebanyakan yang terjadi saat saya menggunakan lip cream. Tadi di awal saya menyinggung tentang karakterisrik lip cream andalan saya, tentang warna, ketahanan, tekstur, dan  coveragenya. Implora Urban Lip Cream Matte ini hanya memiliki 2 di antaranya, yaitu warna yang cantik dan tekstur yang mudah dibaurkan. Tapi balik lagi, bahkan Implora pun gak mengklaim bahwa Implora Urban Lip Cream Matte ini memiliki coverage dan staying power yang oke, jadi ya jangan ngadi-ngadi ah.

Ini adalah swatches kedua belas warnanya Implora Urban Lip Cream Matte. Ada pengaruh cahaya pada saat pengambilan gambar, tapi ini sudah saya usahakan semaksimal mungkin untuk mendekati warna aslinya. 
 
Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

01 : Ini adalah favoritku yang pertama. Warna-warna mlbb, my lips but better. Ini adalah warna-warna yang dipakai kalau kamu malas dandan, tapi gak mau keliatan pucat. Ini adalah warna paling muda, paling nude, dan paling bisa dijadikan dasar untuk kamu yang suka nge ombre lippen.
02 : Warna mauve kecoklatan dengan tone warm.
03 : Merah cool tone. Saya sering menyebut warna seperti ini dengan "warna bibir snow white".
04 : Pertama diaplikasikan, warnanya orange sekali. Tapi begitu sudah teroksidasi, menjadi bright red alias merah moronyoy.
05 : Pink mauve natural. Seperti no 02, tapi lebih pink.
06 : Pink fanta, ada juga yang menyebutnya magenta. Ini yang biasa saya pakai untuk ombre bagian dalam. Warnanya cerah, saya suka.
07 : Mauve natural, ini juga tipe-tipe warna mlbb. Mirip dengan no 05 tapi ada hint abu-abunya.
08 : Pink nude, lagi-lagi tipe mlbb.
09 : Warna orange kecoklatan, teksturnya agak light dan patchy, sehingga rasanya sulit menutup garis hitam di bibir
10 : Warnanya setingkat lebih gelap dari 09. Teksturnya lebih pekat dan enak untuk diaplikasikan.
11 : Bright red, merah cabe. Teksturnya pekat, cukup 1 kali oles langsung bisa menutup warna asli bibir beserta garis-garis hitamnya
12 : Warnanya coklat gelap. Warna paling gelap dalam rangkaian Implora Urban Lip Cream ini, tapi sayangnya teksturnya patchy. Agak tricky pakainya karena jika hanya 1x swipe, hasilnya gak maksimal, gak menutup garis bibir. Tapi jika ditimpa, malah jadi gak rata.

KESIMPULAN

+ Murah
+ Design box terlihat mewah
+ Produk lokal! *proud* 
+ Warnanya cantik-cantik
+ Gak bikin bibir kering setelah pemakaian
+ Mudah dicari
- Beberapa tekstur patchy
- Warnanya cantik-cantik, tapi terlalu banyak warna mauve pink, seandainya ditambahin lagi warna-warna nude brown pasti lebih oke

HARGA : IDR 18.000 - IDR 22.000 (tergantung tempat)
NILAI : 3.5/ 5 (P.S : Saya gak masukin staying power sebagai kekurangan, karena produknya sendiri gak mengklaim itu)