Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Era lip cream sepertinya emang gak ada akhirnya ya. Gak heran sih, selain kepraktisan dan formulanya yang awet, pilihan warna yang beragam dari berbagai brand yang ada juga menjadi alasan kenapa orang-orang gak bisa move on dari lip cream, termasuk saya! Setiap ada brand baru yang mengeluarkan produk lip cream, saya pasti penasaran buat coba. Meskipun terlihat serupa, tiap brand biasanya punya ciri khas yang bikin lip cream mereka berbeda dari brand lain, entah dari tekstur, staying power, atau yang tadi saya bilang, pilihan warnanya. 

Kali ini, muncul lagi brand lokal yang menarik perhatian saya karena baru aja ngeluarin lip cream, yaitu Colorkey Beauty. Brand ini baru pertama kali saya denger, tapi begitu melihat kemasan produknya yang minimalis, chic, girly ini, jadi penasaran. Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dalam 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple.

KEMASAN

Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan kemasan yang minimalis. Gak terlalu besar, hanya seukuran telunjuk (ya, telunjuk saya), jadi gak ngabisin tempat di pouch make up. Beberapa orang ada yang lebih suka lip cream yang kemasannya panjang karena gak kagok pada saat pengaplikasian lip creamnya. Tapi buat saya gak ada bedanya, tetap nyaman-nyaman saja.

Lalu, seperti yang tadi saya bilang, designnya gak macem-macem. Sederhana dan manis, dominasi warna peach bikin lip cream ini terlihat girly.

KLAIM

Uniknya, produk ini gak dilengkapi dengan informasi klaim produk secara detail. Penjelasannya hanya sebatas transferproof, pigmented, dan long lasting. Umumnya, produk-produk kecantikan mencantumkan key ingridients di bagian kemasannya, sebagai highlight informasi produk. Tapi, untuk produk ini, saya gak tau kandungan utama yang menarik dalam lip cream ini apa. Mungkin saya harus googling satu persatu manfaat dari kandungan yang ada, secara manual.

KANDUNGAN

Isododecane, Trimethylsiloxysilicate, Mica, Silica, Hydrogenated Polydecene, Dimethicone Crosspolymer, Nylon-12, Dimethicone, Disteardimonium Hectorite, Propylene Carbonate, Phenoxyethanol, Tocopherol

TEKSTUR, AROMA, DAN WARNA

Teksturnya kental tapi spreadable. Yang perlu diacungi jempol adalah tekstur yang ringan. Saya juga bingung, teksturnya padahal cream pada umumnya, tapi begitu diaplikasikan, aluuus banget dan ringan di bibir, warnanya langsung menyatu ke bibir. Kalian pasti pernah kan nemu lip cream yang waktu dipakai, jatohnya jadi kayak pakai cat di bibir? Gak nyatu dan keliatan banget ada lapisan di atas bibir. Kalau ini, nggak! Pemakaian 1x oles, sensasinya mirip kaya abis pakai lip tint, lebih berat sedikit lah, sedikit banget. Pemakaian 2x oles, tentu terasa lebih berat tapi tetap nyaman, dan yang jelas, pemakaian 2x oles bisa mengcover warna bibir dengan sempurna.

Aromanya enak, manis seperti kue, tapi gak menyengat. Begitu diaplikasikan juga aromanya menghilang. Jadi gak masalah buat saya yang gak suka wewangian di kosmetik dan skincare.

Seperti yang tadi saya bilang, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple. Aku bakal review tiap-tiap warnanya ya!

1. Waffle : Warna bata, yang mungkin banyak orang bilang juga teracota. Warnanya masuk ke semua skintone, natural semi bold. Konsistensinya bagus, sekali poles bisa langsung mengcover bibir.

2. Cherry On Top : Warna merah ala bibirnya Snow White. Kalau shade waffle ada tone orangenya, shade ini ada sedikit tone pinknya yang bikin warna ini bisa masuk juga ke kulit dengan undertone warm.

3. Pancake : Warna paling nude dan paling sheer coverage. Cocok untuk base ombre. Butuh 2x oles untuk mengcover warna bibir saya. Warna ini juga paling tricky saat dipakai, 1x oles gak cukup nutupin garis hitam bibir, 2x oles kok ya rasanya jadi neon. Warna-warna gini emang bermasalah di kulit sawo matang saya, pakai ini harus sambil pakai make up, kalau nggak, bakal aneh di muka kusem saya. 

4. Milkshake : Warna pink fuschia yang cantik banget. Sebenarnya tekstur dan konsistensinya masih di bawah Waffle, tapi saya suka hasilnya di bibir yang bikin bibir pink natural. Tanpa pakai make up wajah, pakai warna ini di bibir aja udah fresh banget.

5. Maple : Kalau Cherry On Top lebih cocok untuk kulit dengan cool under tone, shade Maple ini dibuat khusus pecinta lippen merah dengan undertone warm. Ada hint orange kecoklatan yang bikin warnanya gak terlalu neon ketika diaplikasikan. Ini warna favorit saya.

Untuk ketahanan dari Colorkey Soft Matte Lip Cream ini, tergantung dari apa yang kamu makan dan minum. Kalau lagi puasa, ya 12 jam juga tahan-tahan aja. Tapi kalau makan makanan berminyak, ya luntur sedikit, malah ngeri gak sih kalau gak luntur. Lalu, soal transferproof juga terbukti benar, lip cream ini gak ninggalin noda di tisu atau di tangan ketika saya cium.

KESIMPULAN

+ Produk lokal
+ Harga terjangkau
+ Aroma enak
+ Design minimalis
+ Staying power bagus
+ Bisa mengcover garis hitam di bibir
+ Ringan dipakai
- Minim informasi produk pada kemasan
- Pilihan warna masih terbatas

Yang lebih menarik lagi, dengan semua ulasan positif yang saya bagikan, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini dijual dengan harga yang super terjangkau, hanya 59.000 aja. Bahkan kalau kamu beli bundling langsung 5 warnanya sekaligus, harganya hanya 180.000, kalau dihitung satuannya hanya 38.000 aja, ya Tuhan murah banget tolong. Cus yang penasaran dan mau coba, lansung aja cari di shopeenya Colorkey Beauty , dan kalau penasaran sama brand ini dan produk-produk lainnya, intip aja instagramnya Colorkey Beauty, mereka sering share info-info menarik seputar produknya.

REVIEW: Avoskin Retinol Miraculous Ampoule, Kulit Menjadi Kembali Muda, Kenyal, dan Sehat!

Postingan ini sebetulnya semacam postingan kedua setelah postingan yang berjudul , karena memang keduanya berkaitan. Kali ini, ulasannya juga masih tentang retinol, dan juga masih dari brand Avoskin. Produk ini adalah step selanjutnya yang diaplikasikan setelah Toner. Konon, Mbah Suhay juga takjub dengan produk ini, karena menurutnya produk ini betul-betul mampu menyamarkan kerutan di wajahnya, meskipun beliau masih merasa tidak percaya, too good to be true mungkin buat beliau.

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Saya juga, gak muluk-muluk, gak berharap kalau produk ini mampu bikin saya terlihat lebih muda, menghilangkan kerutan-kerutan dan semacamnya. Saya cuma berharap kulit saya beregenerasi dengan optimal, mengurangi noda-noda lama bekas jajahan jerawat selama ini. Tapi, gimana ya hasilnya? Simak teruss!

KEMASAN

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Masih dengan warna yang serupa dengan produk sebelumnya, Avoskin Miraculous Retinol Ampule ini dikemas dalam bentuk botol dengan aplikator pipet. Gak ada komplain apapun, apalagi saya pecinta kemasan botol pipet, memudahkan untuk menakar produk yang akan dipakai, dan lebih higienis tentunya.

KANDUNGAN

Water, Propylene Glycol, Glycerin, Phenoxyethanol, Carbomer, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin, Cholesterol, Biosaccharide gum-1, Tocopheryl Acetate, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, BHT, Punica Granatum (Fruit) Extract, Butylene Glycol, Phaseolus Radiatus Seed Extract BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Palmitoyl Hexapeptide-12

KLAIM

Avoskin Miraculous Retinol Ampoule memiliki kandungan utama 3% Actosome Retinol yang 50% lebih rendah efek samping pada kulit dibandingkan dengan retinol lainnya. Dipadu dengan kandungan Vitamin E, ekstrak buah pomegranate, dan ekstrak green tea yang bekerja secara optimal untuk memicu regenerasi sel kulit sehingga meningkatkan produksi kolagen alami pada kulit.

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Produk Miraculous Retinol Ampoule ini efektif untuk: 

  • Menunda munculnya tanda penuaan dini pada kulit. 
  • Menyamarkan noda hitam dan garis halus. 
  • Menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit. 
  • Mencerahkan kulit wajah dan meredakan jerawat.

CARA PEMAKAIAN

  • Aplikasikan secara merata pada kulit wajah menggunakan ujung jari 
  • Bilas keesokan harinya, dan jangan lupa gunakan sunscreen favoritmu

HASIL PEMAKAIAN

Seperti yang saya duga, tekstur dari Avoskin Retinol Miraculous Ampoule sedikit lebih kental dari Avoskin Retinol Miraculous Toner. Berwarna putih dengan aroma yang gak bisa dideskripsikan, namun gak mengganggu karena aromanya menghilang dengan cepat saat kita aplikasikan. Sama dengan tonernya, Avoskin Retinol Miraculous Ampoule ini juga cepat menyerap. Hanya butuh 1 tetes untuk seluruh wajah. Setelah memakai produk ini, gak ada perasaan lengket atau gak nyaman seperti kebanyakan skincare retinol yang pernah saya coba. Ini merupakan poin yang menyenangkan, karena saya sebetulnya paling malas kalau harus tidur dengan kondisi wajah yang lembapnya berlebihan, bikin parno kalau debu-debu, kuman, dan kotoran di udara, bantal, selimut, akan bersarang di wajah saya.

 Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule 
Seperti yang saya bilang, saya gak muluk-muluk soal kerutan dan sebagainya. Terlalu serakah rasanya kalau mengharapkan produk ini mengabulkan semua inginnya saya. Poin utamanya hanyalah saya ingin kulit wajah saya sehat, lebih normal, gak berlebihan minyak, ataupun kekurangan minyak, yang sedang-sedang saja kalau kata lagu dangdut. 

Pemakaian sebulan, saya langsung merasakan hasil yang lebih optimal dibanding dengan saya hanya memakai Avoskin Retinol Miraculous Toner. Tektur kulit jauh lebih halus, kulit lebih bersih, beruntus semakin berkurang, pokoknya tekstur kulit saya terasa enak untuk dipegang-pegang. Garis senyum dan flek hitam, masih terlihat begitu-begitu saja, tapi saya gak tau kalau dilihat pakai mikroskop, mungkin sedikitknya ada perubahan. Lagipula, garis senyum saya memang sudah dalam dari sananya, jadi ya mungkin agak sulit ya untuk diotak-atik.

Suatu kali, saya melihat review orang lain mengenai ampoule ini. Lalu, saya agak terkejut waktu membaca salah satu review seperti ini, "karena mengandung retinol, ampoule ini gak disarankan dipakai setiap hari, maksimal seminggu 3x". Wew, saya tau kalau retinol ini cukup "keras" untuk kulit sensitf, tapi yang saya tau, tiap brand punya formulanya masing-masing, sehingga ada beberapa yang membolehkan untuk pemakaian sehari-hari. Saya pikir produk ini adalah salah satunya, karena saya gak melihat ada larangan penggunaan tiap hari pada kemasannya. Tapi ya, saya juga agak-agak cemas, takut saya ketinggalan informasi, jadi saya langsung menanyakannya pada admin Avoskin di Instagram. Hamdallah, adminnya jawab bahwa semuanya tergantung kulit masing-masing, kalau sudah terbiasa pakai retinol tiap hari dan gak ada efek samping apapun, gak masalah untuk pemakaian tiap malam, yang penting tetap pakai sunscreen! Ya, jelas, saya hajar aja pakai tiap hari, dan hasilnya juga buagyus bangettt!

KESIMPULAN

+ Tekstunya enak, mudah menyerap
+ Aroma gak mengganggu
+ Kandungan retinolnya aman untuk kulit sensitif
+ Tekstur kulitmenjadi lembap dan kenyal
+ Komedo jauh berkurang, pori-pori terlihat lebih bersih
- Kemasannya mirip dengan seri refining
 
Harga : 200.000/ 30 ml
Nilai : 5/5

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement

REVIEW : Skintific 360° Crystal Massager Lifing Eye Cream, Gak Heran Kalau Produk Ini Viral!

Memasuki kepala 3, fokus utama saya dalam perawatan wajah adalah segala sesuatu yang bisa menunda munculnya tanda-tanda penuaan wajah. Area mata, seringkali menjadi area awal yang mendapatkan tanda-tanda ini. Kerutan atau garis-garis halus di ujung mata, kantung mata dan lingkar hitam di area mata, membuat tampilan keseluruhan wajah menjadi "layu". Oleh karenanya, segala produk yang berfokus untuk menjaga kecantikan area mata ini sudah pasti saya kejar, termasuk satu produk yang akan saya ulas kali ini.

Produk ini berkali-kali bikin saya terpesona, bikin saya merasa lompat ke abad 22, alias canggih betul  yaitu Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream yang dikenal juga sebagai Crystal Pen. Well, basically, seperti namanya, produknya adalah eye cream, tapi ada banyak hal yang membuat produk ini menjadi berbeda dibanding dengan produk eye cream lainnya. Kenapa? Baca terus!
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
Sebelum saya mengulas banyak mengenai eye cream ini, saya ingin bercerita sedikit mengenai brand yang menaunginya, yaitu Skintific. Brand Skintific ini diformulasikan di Canada, dengan tagline Skincare Powered by Science. Kita semua pastinya sudah paham, bahwa teknologi di Canada sudah beberapa langkah lebih jauh dibanding di Indonesia. Oleh karena itu, saya percaya bahwasanya produk-produk yang mereka keluarkanpun memiliki keunggulan dalam beberapa hal, seperti formula dan kemasannya, yang tentunya lebih canggih.

KEMASAN

Produk ini datang dengan box berwarna silver mewah. Begitu saya keluarkan produknya, waw. Waw. Saya gak pernah berharap banyak dari kemasan eye cream, karena ya sudahlah, hanya sebatas eye cream, memang kemasannya bisa diupgrade seperti apalagi? Tapi produk ini beneran lain.

Kalau saya melihat di gambar, rasanya produknya berukuran imut, hanya seukuran jari saja, karena biasanya eye cream kan begitu ya, dengan alasan produk yang dipakai kan hanya untuk sekitaran mata, jadi ya sedikit saja. Tapi begitu produk ini datang, ukurannya ternyata lebih panjang dan lebih berat dari yang saya bayangkan.
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
Bentuknya ramping, dan aplikatornya betul-betul berbeda. Ini yang menjadi keunggulan produk ini. Produk ini dilengkapi dengan teknologi 360 ° Crystal Rolling Massager, sebuah teknologi Lift-Tech ™ dari Jerman dengan 184 permukaan kristal dan dapat berputar searah 360 °, sehingga membantu daya serap kandungan aktif pada kulit dan mengurangi garis-garis halus yang terlihat dan kantung mata di waktu yang bersamaan. Yahoo!!

KANDUNGAN DAN KLAIM

3D Peptides: 
  1. Maytixytl™ 3000 Peptide: Mengurangi garis halus, menstimulasi produksi kolagen dan memperbaiki tanda-tanda penuaan 
  2. SKN™-AKE Peptide: Mengurangi tampilan mata sembab, mengurangi kontraksi-mikro pada otot kulit sehingga mencegah pembentukan kerutan dan garis-garis ekspresi pada mata. 
  3. Acetyl™ Tetrapeptide-5: Mengurangi tampilan bawah mata yang gelap, membantu mengurangi melanin dengan menghambat aktivitas elastase. 
Niacinamide: Mencerahkan area mata dan mengurangi tampilan bawah mata yang gelap. 
Caffeine: Membantu untuk meningkatkan sirkulasi dan menyempitkan pembuluh darah pada area mata sehingga meminimalisir penampilan area bawah mata yang gelap dan mengurangi tampilan matasembab.

Lift-Tech™ 360 ° Crystal Roll Massager yang terdapat pada eye cream ini membantu mengurangi garis-garis halus/ fine lines dalam 3 menit, mengurangi area bawah mata yang gelap, dan mengurangi tampilan mata sembab.

CARA PEMAKAIAN

  1. Tekan dan oleskan krim mata dalam jumlah yang tepat di sekitar area mata.
  2. Sentuh bagian besi pada Activation Metal Area dan tekankan pada kulit untuk menghidupkan vibrasi/getaran dari massager.
  3. Pijat area mata sebelum terserap sempurna.
  4. Bisa digunakan untuk memijat seluruh wajah.
HASIL PEMAKAIAN

Sebelum saya cerita tentang hasil dari pemakaian produk ini, saya justru gak sabar buat share ke temen-temen, betapa menyenangkannya pengaplikasian produk ini. Sebelum ini, saya masih menggunakan eye cream yang kemasannya jar (kalau kata Ivan Gunawan sih sungguh lawle ya, alias lawas banget). Tapi ya, sudah. Saya pikir bentuk dan kemasan gak akan punya pengaruh signifikan terhadap performa produknya tersebut, padahal sebetulnya, semuanya adalah satu kesatuan.
 
 Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
 
Sedetik saya melihat Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream saja, saya sudah bisa menilai bahwa produk ini bukan produk kaleng-kaleng. Dari mulai designnya, bobotnya yang berasa, kandungannya yang gak kaleng-kaleng, lalu yang terakhir, yang paling utama, yaitu aplikator produknya yang telah saya sebut tadi, yaitu menggunakan teknologi 360° Crystal Rolling Massager, sebuah teknologi Lift-Tech ™ dari Jerman dengan 184 permukaan kristal dan dapat berputar searah 360°. Jadi, yang biasanya saya harus mengandalkan jari-jari kasar saya untuk memijit area mata, kini saya sudah bisa mengandalkan eye cream ini untuk bekerja mandiri, tinggal oles-oles aja. Selain bisa berputar, aplikatornya juga dapat bergetar ketika menyentuh area mata yang berlemak. Getarannya sebanyak 12.000 kali/ menit.

Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream

Kesan pertama pemakaian sih sudah jelas ya, dengan adanya sensasi dingin dari permukaan aplikator, ditambah lagi dengan vibrasi yang diberikan, mata saya serasa sedang diterapi. Peredaran darah di sekitar mata terasa lebih lancar, penyerapan zat aktif ke dalam kulitpun lebih optimal, alhasil rasanya rileks banget. Banyak skincare di luar sana yang punya kandungan yang oke-oke, tapi kalau penyerapannya gak optimal, kan jadinya percuma ya. Produk ini mendobrak kekhawatiran itu, jadi kandungan-kandungan utama yang sudah diformulasikan, sudah pasti terserap ke dalam kulit secara optimal, jadi gak sia-sia kan!

Tekstur dari eye cream inipun gak terlalu padat juga gak over watery. Pas aja. Cukup untuk melembapkan dan spreadable ketika diaplikasikan. Jadi saat aplikator kristalnya digunakan, terasa licin dan nyaman dipakai, kulit gak kerasa sakit ataupun ketarik-tarik.
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream

Skintific 360° Crystal Massager Lifing Eye Cream ini juga membantu saya tiap mata saya terasa pegal. Apalagi jika seharian saya sibuk di depan laptop, atau kelamaan baca buku, atau juga kelamaan baca webtoon di HP, kelopak mata rasanya seperti ditumpangi thanos, berat banget. Jadi, ada efek instan yang saya rasakan dari Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream ini. Dengan 3 menit saja,   produk ini membuat mata yang lelah menjadi lebih segar dan gak tegang, bahkan kantung mata dan lingkaran hitampun terlihat lebih manusiawi. Selain itu, tekstur kulit di area matapun terasa lebih lembap. Kelembapan inilah yang membuat garis-garis halus di sekitar mata menjadi tersamarkan dan gak sejelas biasanya. Foto di bawah ini adalah hasil pemakaian dalam seminggu, bisa dilihat kan ada perubahan yang cukup signifikan? Kantung mata memudar dan gak segelap di awal, kerutan di ujung matapun lebih tersamarkan.


Sebetulnya, dalam 3 menit pemakaian saja sudah terasa perbedaannya. Lebih lembap. So, aku happy! Kalau dalam beberapa menit saja, hasilnya sudah begini, kebayang gak sih kayak gimana hasilnya dalam jangka waktu yang lebih lama?
 
KESIMPULAN

+ Design mewah
+ Aplikator canggih, beda dari eye cream pada umumnya
+ Teksturnya enak, mudah dibaurkan
+ Praktis, 2 in 1, ada produk dan ada massagernya
+ Getaran 12.000/ menit mempercepat penyerapan kandungan aktif, mengurangi garis
+ Menyegarkan mata
+ Menyamarkan kantung mata dan mata panda
+ Melembapkan area mata sehingga meminimalisir timbulnya garis atau kerutan halus pada mata

Harga : IDR 189.000
 
Kalau kalian ingin tau lebih lanjut tentang produk ini atau bahkan produk lain dari Brand Skintific yang juga gak kalah canggih, go check on their IG account @skintificid ! Let me know kalau kalian udah pernah coba produk mereka juga ya!