SNP Prep Cafferonic, Rawat Kulit dengan Ekstrak Biji Kopi Arabika dan 5 Jenis Hyaluronic Acid

Menggunakan ekstrak biji kopi sebagai salah satu kandungan skincare dan bodycare mungkin sudah biasa. Gak heran karena memang kopi punya banyak manfaat, gak cuma bagi kesehatan, tapi juga untuk kecantikan. Biji kopi kaya akan kandungan antioksidan alami yang bermanfaat bagi peremajaan kulit. Bubuk kopi juga dapat dimanfaatkan sebagai scrub kulit dalam mengangkat sel-sel kulit mati. Salah satu brand favorit saya, SNP, juga akhirnya melahirkan anak barunya, yaitu SNP Prep Cafferonic. Rangkaian SNP Prep Cafferonic ini terdiri dari 3 produk, yaitu SNP Prep Cafferonic Body Wash, SNP Prep Cafferonic Body Lotion, dan SNP Prep Cafferonic Body Scrub

 

Meskipun SNP bukan satu-satunya brand yang memiliki rangkaian perawatan berbasis kopi, tapi ada hal yang membuat saya tertarik dengan rangkaian SNP Prep Cafferonic ini. Kandungan utama dari Rangkaian SNP Prep Cafferonic bukan hanya biji kopi saja, tapi juga ada 5 jenis hyaluronic acid di dalamnya! Gak cuma 1 lho ini! Lima! Makanya, saya penasaran ingin tau, bagaimana sih rasanya merawat tubuh dengan biji kopi yang juga disertai 5 jenis hyaluronic acid? Yuk simak!

SNP Prep Cafferonic Body Wash (500 mL, IDR 180.000)

 

KLAIM : Body wash dengan kandungan Ekstrak Biji Kopi Arabika, 5 jenis Hyaluronic Acid, dan 3 jenis probiotik efektif untuk membersihkan tanpa menjadikan kulit terasa kering. SNP Prep Cafferonic Body Wash juga mampu untuk merawat dan menjadikan kulit terasa lebih lembut. Formulanya yang bebas sulfat cocok digunakan untuk kulit sensitif.

KANDUNGAN UTAMA :

  • Coffea Arabica Seed Extract 
  • 5 jenis Hyaluronic Acid 
  • 3 jenis probiotik

CARA PEMAKAIAN : Tuang sabun saat mandi, lalu usapkan ke seluruh tubuh, kemudian bilas hingga bersih 

KESAN PEMAKAIAN : 1x pump saja cukup untuk membersihkan seluruh tubuh. Tentu saja, saya selalu menggunakan shower puff, karena supaya irit, juga supaya busanya lebih keluar. Busa yang dihasilkan oleh SNP Prep Cafferonic Body Wash ini memang gak terlalu banyak, apalagi jika pemakaiannya tidak menggunakan shower puff. Bagi saya, ini justru hal yang bagus. Busa yang terlalu banyak pada produk sabun menandakan bahwa produk tersebut mengandung banyak SLS (Sodium Lauryl Sulfate), kandungan yang kurang baik untuk dipakai secara berlebihan karena dapat memicu kulit menjadi kering dan iritasi. Makanya, saya senang sekali ketika mendapati produk ini gak terlalu memberikan banyak busa, dan memang, setelah dibilas, kulit bukan hanya terasa bersih, tapi juga terasa lembap. 

 

Aroma dari SNP Prep Cafferonic Body Wash sangat lembut. Teksturnya gel dengan warna bening. Aroma kopinya dikombinasikan dengan aroma vanilla yang manis, pokoknya enak. Aromanya juga gak berlebihan, sangat lembut tapi tetap terasa segar.

SNP Prep Cafferonic Body Lotion (310 mL, 180.000)

KLAIM : Body lotion yang mengandung Ekstrak Biji Kopi Arabika, 5 jenis Hyaluronic Acid, 3 jenis probiotik, Shea Butter, dan Ceramide mampu membuat kulit lebih lembab, membantu menutrisi, dan menjaga kesehatan kulit. Formula hypoallergenic yang aman digunakan untuk seluruh tipe kulit, cepat meresap, dan tidak lengket. 


KANDUNGAN UTAMA :

  • Coffea Arabica Seed Extract 
  • 5 jenis Hyaluronic Acid 
  • 3 jenis probiotik 
  • Shea Butter
  • Ceramide NP

CARA PEMAKAIAN : Setelah mandi, tuang body lotion ke tangan lalu usapkan ke tubuh secara merata

KESAN PEMAKAIAN : Klaim yang dituliskan tadi, memang terbukti adanya. Pertama kali, saya sempat underestimate dengan teksturnya yang cenderung light. Meskipun tekstur ringan seperti ini membuat produk lebih cepat menyerap dan gak lengket, namun seringkali setelah terkena air, kulit menjadi licin dan gak nyaman. Tapi, hal tersebut gak terjadi pada produk ini. Produk ini cepat menyerap, tapi juga gak licin saat terkena air. Bagi saya, ini adalah poin penting yang harus dimiliki pada sebuah lotion.

 
Aroma kopinya sangat lembut, bukan tipe lotion yang kalau dipakai, seisi ruangan bisa jadi wangi. Tapi juga, bukan poin yang krusial karena sejatinya ini adalah lotion, bukan parfum. Kalau body washnya saja sudah membuat lembap sebegitunya, begitu saya bakai lotionnya, ditambah lagi lembapnya. Suka!

3. SNP Prep Cafferonic Body Scrub (180 mL, IDR 180.000)


KLAIM : Mild exfoliator yang mampu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kotoran pada tubuh dengan kandungan Serbuk Kopi Arabica dan Serbuk Cangkang Kenari. Kandungan 5 jenis hyaluronic acid dapat menjaga kelembapan kulit dan mencegah terjadinya iritasi.

KANDUNGAN UTAMA :

  • Coffea Arabica Seed Powder
  • 5 jenis Hyaluronic Acid 
  • Walnut Shell Powder

CARA PEMAKAIAN : Tuang secukupnya lalu gosok dengan lembut ke seluruh bagian tubuh kemudian bilas hingga bersih. Gunakan maksimal 3x seminggu.

KESAN PEMAKAIAN : Di antara 3 produk ini, menurut saya, aroma dari SNP Prep Cafferonic Body Scrub adalah yang paling tercium kopinya. Warnanyapun seperti kopi bercampur creamer betulan. Scrub dengan kemasan tube begini juga sangat mempermudah pemakaian. Saya sudah sering memakai scrub yang ada di kemasan jar, dan seringkali produknya jadi benyek-benyek karena saya harus mengambil langsung menggunakan tangan, yang terkadang tangan saya basah. Ukuran butiran scrubnya pas. Gak terlalu mikro, juga gak terlalu besar, sehingga kulit terasa bersih dan halus, tanpa membuatnya iritasi. 

Saya suka dengan teksturnya yang spreadable. Kebanyakan produk scrub atau lulur, mudah diaplikasikan hanya ketika tubuh sudah dibasahi air. Tapi untuk SNP Prep Cafferonic Body Scrub, meskipun tubuh belum dibasahi air, produknya tetap mudah diaplikasikan, gak seret, betul-betul seperti mentega rasanya. Saya punya tips untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menggunakan scrub. Jadi begini, gunakan pada saat tubuh kering, diamkan beberapa menit, lalu basahi tubuh sedikit demi sedikit sambil menggosok tubuh dengan gerakan memutar. Setelah semua bagian digosok, diamkan semenit, baru bilas. Saya sudah menerapkan teknik ini selama bertahun-tahun, dan saya rasa hasilnya jauh lebih baik daripada memakainya secara biasa-biasa saja. Alhasil, setelah menggunakan SNP Prep Cafferonic Body Scrub ini, kulit lebih halus, dan saya rasa lebih bersih. Saya yakin, untuk pemakaian yang teratur, hasilnya akan lebih baik lagi.

KESIMPULAN

Secara keseluruhan, saya bisa langsung menilai kalau SNP sangat memerhatikan kualitas kemasannya di seri Cafferonic ini. Dari mulai kemasan luar, hologram dan segel di setiap produk, informasi yang lengkap di setiap produknya, membuat SNP Prep Cafferonic ini terlihat ekslusif. Aroma dari ketiga produk ini, meskipun semuanya mengandung kopi, ada perbedaan sedikit, meskipun semua aroma kopinya lembut dan gak mengganggu, bahkan bagi saya yang bukan penikmat kopi, wanginya enak. 


Hal terakhir yang paling paling saya sukai dari ketiga produk ini adalah kelembapan yang diberikan tanpa membuat kulit menjadi lengket ataupun licin saat digunakan. Gak heran, produk ini menggunakan 5 jenis hyaluronic acid yang memang ditujukan untuk memberikan kelembapan bagi kulit. Jadi, tidak hanya bersih dan wangi, kulit tetap lembap dan sehat sepanjang hari.


Rangkaian SNP Prep Cafferonic ini hanya bisa kalian temukan di official storenya SNP di Tokopedia (exclusive launch), sementara untuk produk SNP lainnya, kalian bisa cek di Shopee, Lazada, Sociolla, dan iStyle. Kalian juga dapat follow akun resmi SNP Indonesia di Instagram , untuk mengetahui promo, produk baru, giveaway, dan informasi menarik lainnya! Selamat mencoba!

Grand Tropic Suites Hotel, Hotel Murah Mewah di Kawasan Jakarta Barat

Hai!
Saya padahal sudah janji untuk melanjutkan postingan sebelum ini, tentang review duo Avoskin Retinol, tapi mohon maaf harus saya seling dengan postingan yang ini. Ini darurat, urgen, perihal pemeliharaan ingatan. Saya mau sharing sekaligus review tentang hotel yang dijadikan menginap saya selama 3 hari di ibu kota, yang lumayan mengesankan. Harus saya tulis dan share secepatnya, mumpung saya masih ingat.
 

Nama hotelnya adalah Grand Tropic Suites Hotel. Terletak di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Bukan tanpa alasan saya memilih hotel tersebut. Saya memang sengaja mencari tempat menginap yang berada di kawasan Tanjung Duren, dekat dengan Jakarta Aquarium & Safari, salah satu destinasi yang saya tuju. Muncullah 2 opsi, yaitu hotel ini, dan yang lainnya adalah Hotel Pullman. Tentu saja, harga menjadi pertimbangan. Saya takjub begitu melihat biaya menginap di Grand Tropic Suites untuk kelas deluxe dengan luas kamar 74m² hanyalah 500 ribu saja, tanpa sarapan, tapi tetap saja masih terbilang murah! Bahkan untuk kelas bisnis dengan luas 48m² gak sampai 400 ribu! Hotel di Bandung dengan luas kamar yang 36 m² saja, biasanya gak kurang dari 600 ribu. Karena saya orangnya agak skeptis, sering parnoan, maka saya cari tau lebih banyak tentang hotel ini, takut siapa tau ada kisah di balik hotel ini, atau siapa tau pernah disebut sebut di jurnal risa. Tapi ternyata nggak. Yang saya dapatkan justru review-review yang positif. Hal-hal yang dikritisi hanyalah seputar pelayanan yang kurang cepat dikarenakan adanya pengurangan SDM. Maka dari itu, saya langsung booking hotel ini untuk 3 hari 2 malam di kelas deluxe. Kenapa saya pilih deluxe? Supaya lebih luas untuk area "aktif"nya Arsy dan karena ada 2 kamar, supaya saya dan Mas punya tempat untuk kencan malam :)

Setelah perjalanan Bandung-Jakarta yang cukup lengang, akhirnya saya sampai juga di Grand Tropic Suites Hotel. Bangunannya tampak sudah berumur, jadul, apalagi begitu masuk basement yang gelap, saya mulai parno lagi. Lampunya remang-remang, saya langsung merasa sedang ada di film Silent Hill. Ruangan depan lift basement pun bukan seperti hotel-hotel modern, saya mulai underestimate, sampai akhirnya pintu lift terbuka. Syukurlah, bagian dalam lift terlihat betul sudah direnovasi. 

Hotel ini besar, seperti apartemen karena banyak pilihan kamar dan kamarnya pun luar biasa luas-luas. Bahkan, ada penthouse juga yang luasnya mencapai 500m², menakjubkan! Tapi sayangnya, hotel sebesar ini memiliki lobby yang kecil dengan meja resepsionis yang hanya dijaga 2 orang. Mungkin, ini yang menjadi dasar dari kritik-kritik orang yang merasa pelayanannya lama. Kalau hotelnya besar dan kamarnya banyak, tamu yang datang juga gak akan sedikit, cukupkah hanya 2 orang yang bertugas melayani? Sepertinya ya akan repot juga. Selain itu, sandal hotel gak kita langsung dapatkan di kamar, kita harus memintanya sendiri. Ribet juga sih, harus bolak balik hanya perkara sendal.

 
Setelah selesai check in dan meninggalkan deposit di resepsionis, saya menuju ke lantai 15. Seperti yang saya duga, ternyata lorong-lorong kamarnya masih jadul juga. Tapi, begitu masuk kamar... wah, saya langsung gak nyesel buat ambil kamar di sini. Pertama, LUAS. Kedua, BERSIH. Ketiga, interiornya RAPI. Awalnya, saya agak-agak cemas karena ruangannya terlalu luas, banyak sekat, dan tempat-tempat tersembunyi, takut susah mengawasi Arsy, karena dia lagi senang sembunyi-sembunyi. Kamar tidurnya ada 2, 1 kamar dengan kasur size queen, 1 kamar lagi berisi kasur size single. Kamarnya cukup, gak bisa dibilang luas, tapi ya gak sempit-sempit amat. Apalagi untuk kamar kedua, yang berisi kasur single, di dalamnya terdapat closet yang sering dipakai Arsy untuk bersembunyi.
 

 
 
 
Selain 2 kamar tidur, ada juga meja makan, livingroom, dan (bekas) kitchen set. Saya bilang bekas karena memang seharusnya ini menjadi kitchen set, namun tempat kompornya sudah ditutup sehingga ya gak bisa dipakai masak-masak. Kalaupun kitchen set ini masih berfungsi, saya cukup yakin bakal terlalu malas untuk masak sendiri. Livingroom menjadi areaa utama tempat saya sekeluarga bercengkrama. Tempatnya luas dan dilengkapi TV. Jadi, saya bisa bersantai sambil menonton TV dan Arsy bermain susun balok di lantai.
 
 

 
Kamar mandinya bersih, toiletries sudah disediakan dengan lengkap. Gak ada masalah kalau saja saya gak punya balita. Saya gak ada masalah dengan toilet jongkok ataupun duduk, selama semprotannya ada. Saya paling kesal dengan jenis toilet yang tidak dilengkapi dengan semprotan terpisah. Saya juga bingung sih, rata-rata toilet sekarang diganti dengan toilet yang semprotannya otomatis keluar dari bawah (maaf, saya gak ngerti nama jenis toiletnya). Mungkin maksudnya supaya lebih praktis dan menjaga toilet agar tetap kering, Tapi kan, sulit untuk balita yang masih memakai pampers dan masih dicebokin. Aduh, saya bingung jelasinnya, intinya sih saya kesulitan tiap kali harus membersihkan Arsy setiap habis pup.

 
Selain bersantai di livingroom, saya juga bisa mengajak Arsy jalan-jalan ke lobby. Kolam ikannya besar, bagus, dan terawat. Bahkan, ada kura-kura juga! Cukup menjadi hiburan bagi anak-anak seusia Arsy. Lalu, setelahnya, kami juga berenang di kolam renang yang ada dekat lobby. Kolam renangnya dibagi 2, ada kolam anak, ada juga kolam dewasa yang dilengkapi dengan air terjun buatan. Saya bisa bilang menghabiskan 2 malam di Hotel Grand Tropic Suites adalah keputusan yang tepat. Lain kali, kalau saya ada kesempatan untuk ke Jakarta Barat lagi, mungkin saya akan kembali ke sini. Terima kasih, Grand Tropic Suites!

REVIEW : Avoskin Miraculous Retinol Toner, Retinol Untuk Kulit Sensitif

Avoskin bukanlah brand yang terlalu asing untuk didengar, bahkan banyak yang berpendapat bahwa Avoskin justru salah satu brand lokal yang sukses mengeluarkan produk-produk skincarenya. Bahkan, PHTEnya pun mendapatkan pernghargaan di female daily awards 2020. Sebetulnya, saya juga sempat mencoba produk yang disebut-sebut sebagai dupenya SK II itu, tapi sayangnya, emang bukan jodohnya kulit saya yang banyak maunya ini.

Setelah itu, saya gak terlalu penasaran lagi dengan produk-produk yang dikeluarkan oleh Avoskin. Bukan karena jelek, tapi saya menduga kalau ya.. memang gak cocok aja di kulit saya. Namun, begitu ia mengeluarkan produk baru, seri retinolnya, yang mana saya adalah fans berat retinol, saya mulai kembali lirik-lirik, penasaran, dan membaca serta menonton lebih banyak review tentangnya, sampai akhirnya saya memutuskan untuk mencobanya.

Avoskin Retinol series ini terdiri dari 3 produk, toner, ampoule, dan eye creamnya. Saya beli 2 di antaranya, yaitu toner dan ampoule. Eye creamnya gak saya coba karena stok eye cream di rumah masih ada, dan saya sedang dalam fase gak suka numpuk-numpuk produk yang punya fungsi sama. Tadinya, saya mau langsung menggunakan keduanya, tapi karena saya ingin tau performa masing-masing produk, maka saya gunakan tonernya terlebih dulu, baru seminggu kemudian saya gunakan berbarengan dengan ampoule nya, supaya saya bisa mendapatkan kesimpulan yang akurat untuk 2 produk ini. Maka dari itu, saya pun akan mereviewnya secara terpisah. Artikel kali ini, saya khususkan untuk membahas tonernya, Avoskin Miraculous Retinol Toner.
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner

KEMASAN
 
Saya gak ada masalah dengan kemasan Avoskin. Dari mulai botol, box, bahkan, saya suka dengan design kemasannya yang minimalis namun informatif. 
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Hanya 1 masalahnya, rangkaian Avoskin retinol ini sangat mirip pek ketiplek dengan rangkaian refiningnya. Menurut saya ini cukup menjadi masalah bagi orang awam yang gak begitu mengikuti Avoskin dan produk-produknya. Sangat gak menutup kemungkinan terjadi kekeliruan pada saat memesan produk, apalagi bagi orang-orang yang mengidentifikasi produk melalui warnanya. Seperti saya yang biasa menyebut rangkaian Olay Retinol dengan sebutan Olay yang ungu, karena saya gak selalu mengingat nama produk secara lengkap. Ini masih menjadi pertanyaan sih, dari sekian banyak warna, mengapa Avoskin bersikeras memakai warna yang sama?
 
KANDUNGAN
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Water, Propylene Glycol, Niacinamide, Glycerin, Polysorbate 20, Phenoxyethanol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Polyglyceryl-2 Stearate, Caprylic/Capric Triglyceride, Glyceryl Stearate, Stearyl Alcohol, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin, Cholesterol, Xanthan Gum, Tocopheryl Acetate, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, BHT, Punica Granatum (Pomegranate) Fruit Extract, Butylene Glycol, Phaseolus Radiatus Seed Extract, BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Palmitoyl Hexapeptide-12

KLAIM
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner memiliki ingredients terbaik sebagai perawatan kulit anti aging. Perpaduan kandungan Niacinamide, Retinol, Peptide, yang diperkaya dengan ekstrak buah pomegranate akan bekerja secara efektif untuk mengatasi garis halus, meratakan tekstur kulit, dan mencerahkan kulit. Selain itu, produk ini juga berfungsi untuk memaksimalkan proses regenerasi sel kulit serta meningkatkan produksi kolagen secara alami.
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Toner ini bebas fragrance dan mengandung 1% Actosome Retinol yaitu sekitar 0,03% Active Retinol, 0,1% Hexapeptide, sehingga cocok untuk kulit yang sensitif.
 
CARA PEMAKAIAN
  1. Tuang secukupnya produk Miraculous Retinol Toner pada telapak tangan setelah membersihkan kulit wajah. 
  2. Usap dari area tengah wajah ke arah luar dengan gerakan ke atas dan biarkan menyerap. 
  3. Bilas keesokan harinya, dan jangan lupa gunakan sunscreen favoritmu.

Tips: Jika muncul kemerahan atau iritasi, kurangi frekuensi penggunaan.

HASIL PEMAKAIAN

Sebetulnya, dalam pemakaian semalam saja, saya sudah bisa sedikit menyimpulkan performa dari produk ini. Tapi, lagi-lagi, saya ingin lebih akurat, jadi saya menunggu kurang lebih seminggu. Setiap malam, saya aplikasikan 4 tetes toner ini untuk seluruh wajah dan leher, ini sudah lebih dari cukup. Yang menarik dari toner ini adalah teksturnya. Meskipun namanya toner, tapi teksturnya sedikit lebih kental dari toner pada umumnya. Meskipun begitu, toner ini mudah sekali menyerap, meninggalkan kesan lengket sesaat yang kemudian hilang dan berganti menjadi sensasi lembap dan plumpy. Mudah-mudahan kalian paham dengan apa yang saya maksud ya!
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Ada yang unik dari aroma Avoskin Miraculous Retinol Toner. Meskipun fragrance free-dan memang saat dicium dari botolnya pun tidak ada aroma apapun-, namun begitu diaplikasikan, saya bisa mencium aroma yang jika dideskripsikan mungkin bisa dibilang aroma-aroma asam. Tapi tenang, aroma ini akan menghilang dengan cepat pada saat produknya sudah menyerap ke dalam kulit.
 
Pagi hari setelah pemakaian Avoskin Miraculous Retinol Toner, kulit terasa lebih bersih. Padahal baru sekali pemakaian, tekstur kulitpun menjadi super haluuus. Biasanya, produk-produk yang mengandung retinol, meskipun membuat kulit menjadi lebih bersih, kadang membuat kulit menjadi lebih kering. Namun, produk ini tidak. Justru sebaliknya, saya merasa kulit tetap lembap dan kenyal. Setelah 2 minggu pemakaian, sama sekali gak ada reaksi negatif yang saya rasakan, alhamdulillah, artinya produk ini cocok di kulit acne prone dan sensitif saya. Mungkin ya itu tadi, kandungan retinol pada Avoskin Miraculous Retinol Toner ini bukan retinol biasa, sehingga untuk kulit sensitif.
 
Ada satu hal yang agak bikin saya bingung, saya mendapatkan manfaat lain di luar yang diklaim oleh produk ini, yaitu tentang whitehead di kedua pipi saya yang tiba-tiba jauh berkurang. Berkurangnya komedo di pipi ini juga membuat pori-pori di pipi saya menjadi bersih dan menjadi terlihat kecil. Ajaib memang, saya juga bingung, tapi ya tentu gak akan komplain juga. Maka dari itu, saya jadi optimis, sepertinya pemakaian dalam jangka waktu lama yang juga dilengkapi dengan Avoskin Miraculous Retinol Ampoule sepertinya akan memberikan hasil yang menakjubkan di kulit saya.
 
KESIMPULAN

+ Tekstur tonernya enak
+ Gak ada aroma yang mengganggu
+ Kandungan retinolnya aman untuk kulit sensitif
+ Membuat kulit lebih bersih
+ Komedo jauh berkurang, pori-pori terlihat lebih bersih
- Kemasannya mirip dengan seri refining
 
Harga : 169.000/ 100 ml
Nilai : 5/5

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement