REVIEW: Sapulidi Resort Lembang, Bermalam Di Tengah Danau

by - January 27, 2019

Dalam rangka ingin menghilangkan penat akibat tumpukan kerjaan sebelumnya, Mas Suami mengajak saya untuk main-main di daerah Lembang. Tipikal Mas Suami, kalau ingin melepas stres, doi pasti cari destinasi yang jauh dari keramaian, lebih senang melihat alam, pohon-pohon hijau dan menikmati udara segar. Singkat cerita, kami akhirnya memutuskan untuk liburan di daerah Lembang selama 4 hari 3 malam. 

Ada beberapa pilihan saat kita mencari tempat menginap, yaitu Sapulidi Resort, Imah Seniman Resort, dan Gunung Putri Hotel. Tapi, karena kami berdua senang eksperimen, akhirnya kami memutuskan untuk menginap semalam di Sapulidi, semalam di Imah Seniman, dan malam terakhir di Gunung Putri Hotel. Sayangnya yang terakhir gak terwujud karena kami harus cepat-cepat pulang ke Bandung.

Pertama kali saya tahu Sapulidi ini sewaktu SMP. Kala itu, teman saya merayakan ulang tahunnya di sana, tepatnya di restorannya. Makanya, selama ini saya selalu berpikir kalau Sapulidi adalah tempat makan, bukan resort atau semacamnya. Sampai akhirnya 2 orang teman saya sempat cerita kalau mereka pernah honeymoon di Sapulidi, menginap di sana, dan memiliki kesan yang positif. Karena penasaran, akhirnya saya booking 1 kamar tipe Suite Lake View dengan harga 670.000 via Traveloka.

Informasi Resort :

Nama : Sapulidi Cafe,Resort & Gallery
Alamat : Kompleks Graha Puspa, Jalan Sersan Bajuri, Cihideung, Lembang, Cihideung, Parongpong, Bandung, Jawa Barat 40559 
Telepon : (022) 2786915
Website :   www.sapulidisawah.com  

Sapulidi Resort ini terletak di lereng hijau yang subur di Lembang dengan konsep menyatu dengan alam. Resort ini mempunyai 23 kamar dengan 4 tipe. Setiap kamar didesain dengan gaya Joglo-Jawa. Tipe Suite Lake View yang saya pilih termasuk tipe yang banyak jadi favorit orang. Kamar berukuran sekitar 63 m2 ini berada di pinggir danau. Balkon yang terbuat dari kayu, menjadi pembatas antara kamar dan danau, dan tempat ini jadi spot favorit kami untuk ngadem, nyemil, dan ngobrol santai, ataupun serius.


Begitu masuk ke dalam kamar, terdapat ruang tengah yang cukup luas. Terdapat kursi dan meja pijat, kalau-kalau kalian minat untuk dipijat. Lantainya dari kayu, bikin udara terasa semakin sejuk. Di kamar ini gak ada AC, tentu saja, dengan udara sesejuk ini, siapa yang butuh AC?
 


Fasilitas kamarnya sendiri sih standar, kasur tipe king, TV, meja, kursi, pembuat teh/kopi, air mineral, dan wi-fi, walaupun jangan berharap banyak sama wi-finya, masih kalah sama sinyal three. Lalu untuk fasilitas kamar mandinya, kebetulan saya dapat kamar yang ada bathtubnya. Bathtubnya ini bukan bathtub pada umumnya. Kalau bisa dibilang, ini semacam bathtub DIY, terbuat dari keramik-keramik biasa yang dibentuk menyerupai bak. Kalau gak ada shower dan gorden penutupnya, mungkin saya juga akan berpikir itu bak mandi. Bathtub DIY ini sebenarnya bersih, tapi warna cat dan keramik yang sudah lama, bikin bathtub ini kelihatan kotor.


Saya punya pengalaman lucu dengan bathtub ini, bathtub yang menurut saya useless. Ukurannya cukup besar, mungkin muat sampai 2/3 orang. Tapi, air yang keluar dari kerannya, pelan dan kecil banget. Ya kira-kira aja, bak segede gitu, dengan aliran air keran yang semenel, kapan penuhnya? Setelah saya cobapun, 2 jam juga gak nyampai setengahnya penuh. Kan males juga ya. Air panasnya pun gak begitu panas, jadi ya bathtub ini saya masih bingung fungsinya buat apa. Teruntuk pihak Sapulidi, kalau-kalau ada yang baca tulisan saya ini, mbo ya kalau bikin bathtub ya jangan setengah-setengah gitu loh. Jadinya kemarin saya cuma rendem-rendem telapak kaki doang. Lumayan lah buat ngilangin pegal-pegal kaki. Atau jangan-jangan memang itu tujuannya?

Beralih dari bathtub yang gak ada fungsinya, sedih saya terobati saat saya makan malam di restorannya. Suasananya tenang, lagu yang diputapun bikin suasana makin adem, salah satunya mereka memutar albumnya Yiruma, pianis favorit saya. Selain itu, makanannya termasuk 'niat' untuk ukuran resort dan resto. Saya pikir, harganya bakal mahal dengan kualitas seadanya, tapi ternyata enggak. Harganya standar, untuk cemilan mulai dari 10.000an, gak bikin bangkrut-bangkrut amat. Cuma memang untuk masakan yang bahan dasarnya ikan, hitungannya per ons, bukan per ekor, jadi sudah pasti mahal. Seperti misalnya menu Ikan Goreng Sambel Hejo yang harganya 15.000 per ons ya, dan kata pelayannya, berat 1 ekor paling kecil itu 8 ons, jadi kira-kira untuk 1 ekor Ikan Goreng Sambel Hejo, harganya sekitar 120.000. Tapi kan 1 ekor itu besar, jadi kalau kalian ke sini ramai-ramai, mungkin bisa coba. Kalau saya kemarin, karena sudah kenyang, hanya pesan cemilan-cemilan, seperti jagung bakar, ketan bakar, lumpia besar, mie tek tek, skoteng, dan teh hangat. Alhamdulillah dari semua yang saya pesan, gak ada yang mengecewakan, kecuali jagungnya yang kurang dibumbui saus.


Setelah kami makan malam, tentu saja kami balik lagi ke spot favorit, balkon! Kalau berdua sama pasangan kerasa romantis, apalagi pemandangan danau di malam hari dengan lampu-lampu kamar lainnya, bikin suasana semakin romantis. Tapi, setelah dipikir-pikir, sebenarnya antara romantis dan seram jadi beda tipis. Saking sunyinya, saya cuma bisa dengar suara air danau yang keciprak-keciprak dan suara pohon-pohon yang kena angin.


Besok paginya, saya memang sudah berencana untuk naik perahu. Di Sapulidi ini disediakan perahu, boleh naik sendiri, ataupun dinaikin (?), maksudnya didayungin sama timnya Sapulidi. Karena didayungin orang itu kurang menantang, akhirnya kami memutuskan untuk mendayung sendiri, yang berakhir dengan muter-muter di satu tempat, nyeruduk pohon-pohon, dan kesulitan untuk menepi. Ya gitu deh, pelajaran bagi kamu, bahwa untuk mendayung gak bisa cuma modal sotoy. Tapi, seru kok! Asal jangan sampai oleng dan nyebur ke danau aja. Btw, saya lupa bilang, kalau danaunya ini dipenuhi ikan-ikan, dan ikannya guede-guede!


Overall, saya menikmati bermalam di Sapulidi Resort, karena suasananya yang tenang dan udaranya sejuk. Makanannya enak dan gak begitu mahal. Hanya mungkin akan lebih baik jika bathtubnya difungsikan sebagaimana mestinya, kan abis dingin-dinginan di Lembang enaknya langsung berendam, ya gak?

You May Also Like

33 comments

  1. Duh mau juga dong staycation n honeymoon lagi disitu hihi tfs ya

    ReplyDelete
  2. yah bikin pengen buat dateng kesini bareng temen-temen dan seru seruan disini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh. Cukup luas juga kamarnya. tapi kebijakan dr piham sapulidinya max 3 org kl gk salah..

      Delete
  3. Aku udah pernah nginep di sapulidi ini 1 kali plus sama yang lake view dan aku spooky banget sebenernya gak mau lagi. Mungkin karna waktu itu juga aku book bukan di wiken tapi wikday. Tapi yaudahlah pengalaman hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak yang bilang gitu. Temenku juga waktu itu nyaranin aku untuk nginep pas weekend biar rame. Kl weekday serem haha.

      Delete
  4. Teh aku taunya Sapulidi yang di Cihampelas ternyata ada ya yang sama semacam resort gini ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa. Kl yg di cihampelas km gak salah restonya aja ya?

      Delete
  5. Seru banget ya nginep di Sapulidi, apalagi bisa main perahu-perahuan.. next ke sini ahh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cus teh.. seru seru deg degan naik perahunya. Haha.

      Delete
  6. Wah, asyik banget nih. Homy dan cozy ya tempatnya. Jadi kepengen ke sana juga deh bawa anak-anak. Kayaknya mereka suka. Aku save ya itu katalog yang ada harga-harganya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh. Apalagi banyak ikan kelaparan di danaunya. Kl dikasih makan rame banget ikannya muncul. Mangga teh..

      Delete
  7. Hiyaaaah padahal udah ngecengin bathubnya ih kalau di Lembang kan dingin ngocorin air hangat dan lama kebayang kaburu tiis deui euy 🤣 Wkwkwkwk

    Tapi homey banget ya resort nya. Huhuuu view nya juga wokeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eta pisan teh. Udah semangat bakal anget2an. Tp airnya meni semenel pisan..

      Delete
  8. Hahaha ku ngakak lihat bathtub-nya bener jiga bak mandi versi gede. Tapi boleh lah kali-kali staycation di daerah sepi kayak Sapulidi gini, biar refresh dan ademin pikiran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pisan teh. Untung aku teu mawa gayung dr rumah haha

      Delete
  9. Tempatnya unik dan keren, cocok banget buat kumpul sama teman atau keluarga ya apalagi dengan pemandangan yang menyatu dgn alam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh. Enak buat liburan rame2 sm keluarga..

      Delete
  10. Hihiy rasa2 ingin berendam badan di bathub ,mlah rendam2 kaki aja ya teh, gpp lah ya teh yg penting kesananya g sendiri hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh. Harap maklum we ya. Bathtub ala ala ini mah..

      Delete
  11. Wahh, bisa jadi rekomen u/ 2nd honeymoon nich, #ehh tapi gemess juga yaa ama Bath tub nya, wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan gemes lagi teh.. asa mending masak air panas di kompor trs masukin ke jolang gede aja. Ahaha

      Delete
  12. Suasana Sapu Lidi wow pengen apalagi Lembang mah hijuhijunya mendukung

    ReplyDelete
  13. jadi crancky ga sih teh soal bathtub ini wkwk, thans for sharing ya teh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cranky pisan teh. Sebel hahaha. Sama2 geulis..

      Delete
  14. ihiy..yang sedang honeymoon..lucu mbak, beda tipis antara romantis dan seram, bagi aku dah super sunyi gitu ya langsung ke seram hehehehe

    ReplyDelete