3 Model Wanita Inspiratif, Perspektif Baru Tentang Kecantikan

by - October 12, 2018

Kolaborasi kedua dengan Bandung Hijab Blogger ini membawa saya pada tema yang menarik, yaitu tentang wanita-wanita yang memberi inspirasi. Lagi-lagi, kesulitan yang saya hadapi adalah karena terlalu banyak wanita hebat di luar sana yang saya kagumi. Tapi kali ini saya akan coba mengerucut pada wanita-wanita cantik dan hebat yang memiliki profesi sebagai model. Ide ini datang karena saya lagi sering nonton ASNTM, and I'm rooting for Mia, btw!



Dunia modelling sangatlah kompetitif yang rentan dengan penolakan. Media sebagai alat komunikasi dunia, seringkali membentuk model sebagai sosok dengan fisik tanpa cela. Walaupun setiap negara memiliki standar kecantikan masing-masing, tapi standar model secara universal rasanya tidak jauh berbeda. Sebutlah postur tubuh yang ideal dan kulit tubuh yang terawat. Dua hal tersebut tampaknya menjadi syarat paten untuk terjun di dunia modelling.

Walaupun saya belum pernah merasakannya langsung, saya bisa melihat bahwa menjadi model bukanlah hal mudah bagi siapapun, terlebih bagi orang-orang yang terlahir dengan keadaan yang berbeda. Namun, 3 wanita yang akan saya ulas di sini, menunjukkan bahwa kecantikan tidak berarti harus sama dengan orang lain. Ya, 3 wanita ini terlahir dengan kondisi tubuh berbeda yang membuat mereka sempat merasa tidak percaya diri, bahkan membenci dirinya sendiri, sampai akhirnya mereka mulai menerima diri mereka apa adanya. Hebatnya, justru keunikan mereka membawa mereka kepada kesuksesan yang memberikan inspirasi terhadap banyak orang.

Oh satu lagi, urutan ini acak. Saya tidak menilai mana yang paling hebat atau yang kurang hebat, karena mereka sama hebatnya!

1. Winnie Harlow


Kalian mungkin tidak asing dengan wanita cantik satu ini. Ia terlahir normal pada tahun 1994, namun pada usia 4 tahun, ia memiliki kelainan pigmen pada kulit yang disebut vitiligo. Vitiligo membuat kulitnya kehilangan pigmen karena kematian sel pigmen ataupun ketidakmampuan pigmen dalam membuat warna kulit. Kondisi tersebut membuat kulit Winnie manjadi belang, yang sering dimiripkan oleh kulit sapi atau zebra oleh orang-orang yang memandangnya. Diejek dan dihina, disebut-sebut bahwa ia menderita kudis dan kusta oleh orang lain, sudah biasa. Bahkan ia sempat sering berganti-ganti sekolah karena lelah dibully. Namun pada saat ia berumur 16 tahun, ia berusaha untuk menerima keadaan dirinya dan menganggap hinaan-hinaan tersebut sebagai angin lalu

Sikap Winnie yang tetap positif dalam menghadapi bullying, tidak lantas membuat hatersnya berhenti menghinanya, tapi juga tidak menyurutkan semangat Winnie untuk mengejar mimpinya sebagai seorang model. Awal perjalanan Winnie sebagai seorang model, dimulai saat seorang youtuber lokal Amerika Serikat bernama Shannon Boodram yang menemukan foto Winnie di facebook dan langsung meminta Winnie untuk menjadi bagian dari video klip miliknya. Tidak berhenti di situ, Tyra Banks, seorang supermodel dan penggagas ANTM, yang juga sempat melihat foto Winnie, meminta Winnie untuk mengikuti audisi ANTM. Lolos audisi ANTM dan bersaing dengan kontestan lainnya, bukan hal yang mudah bagi Winnie. Ia bertahan hingga episode 4, dan kembali lagi pada episode 10, namun tersingkir kembali di episode 13.


Walaupun tidak menjuarai ajang supermodel tersebut, ANTM membuka gerbang karir Winnie lebih lebar. Tawaran demi tawaran datang pada Winnie, termasuk dari penyanyi-penyanti internasional, seperti Sia dan Eminem. Banyak juga deretan label internasional yang menggunakan Winnie sebagai modelnya, seperti Dasigual, Ashish, Diesel, dan berbagai label yang juga sering muncul pada London Fashion Week.

Prestasi demi prestasi diraihnya. Winnie sanggup membuktikan bahwa kelainan pigmen yang mulanya ia anggap sebagai kelemahan, justru adalah keunikan dan keunggulan yang ia miliki dibanding orang lain. Dengan banyaknya tawaran dan pekerjaan model yang ia lakukan saat ini, sebenarnya sangat mudah baginya untuk melakukan pengobatan dan perawatan kulit untuk menangani vitiligonya, tapi ia menolak. Ia lebih memilih untuk menerima diri apa adanya, walaupun sampai saat ini masih banyak haters yang mencelanya.

2. Melanie Gaydos


Wanita berusia 27 tahun ini terlahir dengan kelainan genetika yang disebut dengan Ectodermal Dysplasia, yaitu gangguan perkembangan struktur organ-organ yang berasal dari lapisan ektodermal seperti rambut, gigi, kuku, dan kelenjar keringat. Kelainan genetika ini membuatnya tidak memiliki rambut, tidak memiliki gigi satupun, kukunya tidak sempurna. Tidak sampai di situ, Melanie juga menderita Alopecia, yang membuatnya setengah buta akibat bulu mata yang pernah tumbuh dan menggores matanya.

Ketertarikannya pada dunia model tidak terjadi begitu saja, bahkan pada awalnya ia benci difoto. Namun semuanya berubah saat kekasihnya memotivasinya untuk menjadi model. Semuanya dimulai saat ia masih kuliah jurusan seni di Pratt Institute, New York. Ketika itu ada iklan online yang mencari orang-orang unik sebagai model foto fashion. Melanie mendaftarkan diri dan akhirnya perjalanannya di dunia modelling nya mengalir sampai saat ini.

Pertama kalinya ia tampil di panggung catwalk fashion adalah saat membawakan baju-baju koleksi Nina Athanasiou pada 2015. Tidak hanya menjadi model catwalk, ia juga menjadi model video klip Rammstein, band asal Jerman, serta bermain di beberapa film pendek. Untuk karirnya di industri fashion, sudah tidak diragukan lagi. Ia pernah dipotret oleh Tim Walker, fotografer profesional yang biasa memotret untuk Love Magazine hingga Vogue. Fotografer hebat lainnya, Eugenio Recuenco juga sempat bekerja sama dengan wanita yang kerap kali disebut sebagai manekin hidup ini. Keunikan tubuhnya justru menjadi seni dalam fotografi sehingga banyak orang yang terkesan dengan Melanie, tentunya saya termasuk salah satu di antaranya.



Dengan perbedaan yang ia miliki, tentu banyak juga orang yang menganggapnya tidak pantas untuk menjadi model. Alih-alih bersedih karena dibully, Melanie tetap melanjutkan karirnya dan mendapatkan prestasi-prestasi yang membanggakan. Ia begitu mencintai dirinya sendiri, yang membuatnya selalu menolak untuk menggunakan wig, dan tetap tampil apa adanya. Untuk alasan medis dan estetika, ia juga pernah membuat gigi palsu yang juga langsung dilepas beberapa bulan setelahnya. Walaupun banyak yang berkata bahwa Melanie lebih cantik dengan gigi palsunya, tapi baginya bersikap natural membuatnya merasa lebih cantik dan unik, sehingga membuatnya selalu menolak untuk merubah penampilan dirinya.

3. Sara Geurts



Memiliki kulit keriput bagaikan mimpi buruk bagi wanita, apalagi disaat usia masih terbilang muda. Tapi lain halnya dengan Sara Geurts. Sara menderita kelainan genetik langka yang disebut Ehlers-Danlos Dermatosparaxis (EDS). Sara terlahir normal, namun pada usia 10 tahun ia mulai didiagnosis penyakit langka tersebut yang menyebabkan kulitnya keriput dan kendur layaknya kulit orang yang sudah lanjut usia.

Awalnya EDS ini hanya membuat persendiannya sakit, sehingga ia rutin menjalani terapi fisik dan pijat. Namun setelah remaja, permasalahan psikis lah yang lebih banyak ia rasakan akibat komentar negatif orang luar. Rasa malu kerap ia rasakan karena merasa berbeda dan tidak cantik dibanding gadis remaja lainnya.

Titik balik hidup Sara berawal dari dukungan keluarga dan kerabat terdekatnya yang memintanya untuk tidak perlu malu dengan keadaan yang ia alami. Bahkan sepupunya menyarankan Sara untuk mengirimkan foto Sara pada kampanye #LoveYourLines. Kampanye tersebut menyadarkan dirinya tentang pentingnya mencintai diri sendiri dalam keadaan apapun, dan mulai dari situlah Sara mulai tertarik dan mencintai dunia modelling.



Ia meyakini bahwa kepercayaan diri sangat penting untuk membangun dan mengembangkan dirinya dalam kehidupan sosial. Ia sadar bahwa membenci tubuhnya hanya memicu pola pikir yang tidak sehat, dan orang lain juga akan merasakan itu. Akhirnya sampai saat ini, ia masih menekuni dunia modellingnya. Akun Instagramnya penuh dengan potret dirinya, yang memang lain dari model pada umumnya, tapi tetap tidak mengurangi kecantikan Sara.

Itu adalah 3 wanita, atau tepatnya 3 model yang inspiratif menurut saya. Walaupun mereka sama-sama memiliki profesi sebagai model, namun masing-masing memiliki keunikannya dan kecantikannya tersendiri. Tapi, ada dua hal lagi yang sama dari ketiga wanita tersebut, selain sama-sama berprofesi sebagai model. Mereka sama-sama mencintai dan menghargai diri sendiri, yang membuat mereka tetap menjalani dunia model tanpa mengubah penampilannya sedikitpun. Mereka nyaman dan menerima diri mereka sebagai seseorang yang berharga. Lalu satu lagi, begitu banyaknya haters yang mencoba menjatuhkan mereka, mereka memiliki sosok orang-orang yang mencintai mereka apa adanya, menguatkan mereka, dan percaya akan potensi yang mereka miliki.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari ketiga wanita hebat di atas. Terutama bagaimana kita mensyukuri apa yang Tuhan beri. Bahkan 2 pasang mata, telinga, bibir, hidung, 2 tangan, 2 kaki, adalah kasih sayangNya. Melihat 3 wanita tadi, dengan segala prestasi-prestasinya, cukup membuat saya merasa tertampar, dan tentunya merasa termotivasi untuk dapat melakukan sesuatu yang juga hebat, because we need to push our limit to achieve the biggest goal, right?

3 wanita yang saya ulas tadi, hanya sedikit contoh wanita hebat di bumi ini. Tentu masih buanyak yang lainnya. Contohnya adalah kisah wanita-wanita hebat yang berpengaruh besar di dunia IT, yang ditulis teman saya di blognya,  Teh Revina.

Kalau kamu gimana? Siapa wanita hebat yang selama ini jadi inspirasimu? Let me know!

You May Also Like

10 comments

  1. Iyaa, kereennn yaa, mereka menjdikan kekurangan yang di miliki menjadi kelebihan mereka, sekaligus pembeda dengan yang lain...

    ReplyDelete
  2. Waahhh ini sih keren bgt, mereka bisa bersyukur dgn keadaannya dan di maksimalkan kemampuannya. Kita yg sempurna suka byk ngeluh. Malu :(

    ReplyDelete
  3. Karena cantik bukan hanya soal fisik.. Keren artikelnya teh ❤

    ReplyDelete
  4. Artikelnya keren banget ini, speechless!
    Bingung jadinya mau komentar apa, yg dikasih tubuh sempurna kadang masih suka ngeluh

    ReplyDelete
  5. Kisah yang pertama aku tau tuh pernah ada di berita kalo gak salah.. pas dibaca ya Allah mereka bener2 nerima apapun ketentuan Tuhan yah.. malah balik jadi bisa nunjukin bakatnya

    ReplyDelete
  6. Terharu bacanya.. Kadang kita yang sempurna aja masih suka ga PD ya. Tapi wanita2 ini bisa kuat mendobrak sampe akhirnya bisa berprestasi dengan keunikannya masing-masing :-)

    ReplyDelete
  7. Keren banget ulasannya. Bener2 harus percaya diri! Mereka aja PD masa kita gak bisa :)

    ReplyDelete
  8. Aku pernah baca soal sarag geurt..
    Emang dr kekukarangan setiap org pasti ada kelebihan nyA..
    Makanya kita yg sempurna harus selalu bersyukur ya teh

    ReplyDelete
  9. keren-keren banget teh tokohnya. Aku baru tau semua. Kadang yang punya kekurangan gitu malah lebih menonjol daripada kita yang dikasih kesempurnaan fisik ma Allah :" #ntms jadinyaa:"

    ReplyDelete
  10. Keren bangeeeet, aku baru tau yang Sara Geurts teh, masya Allah ya. Kekurangan bisa jadi kelebihan jika kita terus bersyukur.

    ReplyDelete