Explore Lampung: Nggruput, Car Free Daynya Pringsewu

by - September 10, 2018

Saya dan suami selalu menyempatkan untuk jalan-jalan di Minggu pagi, sekedar untuk menikmati udara segar atau melihat matahari terbit. Buat saya, dua hal itu selalu menjadi hiburan yang menyegarkan. Tempat ini memang khas dan sering jadi spot foto andalan orang-orang Pringsewu, karena komposisi matahari dan sawahnya yang hijau sangat ciamik untuk dipandang maupun difoto. Apalagi kalau datangnya lebih pagi, masih berkabut. Ah cinta deh!



Suatu kali, setelah kami selesai menikmati matahari dan udara segar, kami gak ada tujuan, lalu mau pulang kok ya agak malas. Akhirnya kami berdua muter-muter pakai motor, sampai akhirnya kami melihat puluhan bahkan ratusan motor terparkir di area Jl. Raya Pemda ini. "Wah, ada Car Free Day!"

Nggruput, di singkat dari Minggu Meruput, adalah kegiatan yang diadakan di Jalan Raya Pemda Pringsewu. Konsepnya sedikit mengingatkan saya akan Car Free Day, namun dengan skala yang lebih kecil. Saya yakin, orang-orang yang datang ke sini memiliki tujuan yang berbeda-beda. Ada yang ingin ikut senam pagi, atau ada yang hanya ingin menikmati kuliner-kuliner di sepanjang Jalan Pemda ini. Tentu saja, saya dan suami adalah golongan yang kedua.


Di sini, puluhan pedagang menyajikan beragam dagangan. Dari mulai pecel, gorengan, nasi uduk, gudeg, tahu gejrot, kue kue basah, bahkan ada juga yang jual es krim, padahal masih pagi. Hehe. Harga-harganya pun murah meriah. Saya sudah 3x ke sini dan selalu beli gudeg dan kelapa muda. Harga gudegnya beragam, tergantung menu yang dipilih, dan kelapa mudanya hanya 5.000 saja!

 
Yang paling saya suka di Nggruput ini tentu lokasinya. Jalan ini dikelilingi oleh sawah-sawah hijau. Jadi selain mengisi perut, cuci mata liat hijau-hijau. Makan gudeg dan minum kelapa di pinggir sawah udah cukup bikin saya bahagia.

Oke, cukup untuk perkulinerannya. Selain penikmat kuliner, tentu banyak yang datang ke sini dengan tujuan olahraga. Di sini kalian bisa ikut senam bersama, tapi belum pernah sekalipun saya ikut, karena selalu kesiangan setiap ke sini.


Sampai saat ini, Nggruput menjadi tujuan rutin saya tiap Minggu. Pastinya untuk sarapan, atau sekedar menghirup udara segar. Di sini suasananya ramai, bisa juga dijadikan tempat untuk jalan-jalan pagi dengan keluarga. Setiap saya ke sana juga selalu ada orang tua yang bawa anak-anaknya yang masih bayi. Oh ya, saya hampir lupa. Di Nggruput juga ada penyewaan buku lesehan. Jadi yang bingung mau ngapain tapi belum ingin pulang, bisa baca-baca juga di sini.

You May Also Like

0 comments