REVIEW : Rimmel London Natural Bronzer 022 Sun Bronze

by - August 16, 2018

Bronzer bukanlah produk yang penting buatku selama aku memiliki produk-produk kompleksion dengan shade yang sesuai dengan tone kulitku. Sampai akhirnya aku merasa butuh produk ini karena foundation Maybelline Fit Me yang kupunya ternyata jauh lebih terang dari warna kulitku. Selama ini, aku hanya pernah menggunakan 2 produk bronzer, dari NYX dan city color, pun hanya menggunakannya 1 atau 2 kali. Kenapa? Tentu karena aku belum mahir menggunakan bronzer. Pengalamanku memakai bronzer pasti berakhir dengan wajahku yang cemang cemong dan sangat terlihat tidak natural. :))


Kemarin, aku sempat browsing mengenai produk Bronzer yang sudah banyak digunakan orang dan akhirnya aku menemukan Rimmel London. Ya, bronzer keluaran Rimmel London ini sudah banyak digunakan beauty enthusiast karena kualitasnya yang oke dengan harga yang terjangkau. Sebenarnya, masih banyak produk bronzer yang dibilang cukup bagus dan juga terjangkau, tapi entah kenapa dari dulu aku memang penasaran dengan si Rimmel ini. Karena Rimmel ini banyak dijual di online shop, harganya beragam kisaran 100.000 sampai 150.000  untuk tergantung di mana kamu beli.

KEMASAN


Produk ini berbentuk bulat, dengan tutup dari plastik yang menurutku agak ringkih. Dengan kemasan yang seperti itu, memang harus hati-hati banget, sekalinya jatuh kurasa ini akan langsung pecah. Punyaku kegencet-gencet dikitpun retak. Hmm :)


KLAIM

Di bagian kacanya, hanya tertulis "Rimmel London Natural Bronzer", lalu ada keterangan "Waterproof Bronzing Powder". Lalu untuk bagian belakangnya dituliskan keterangan detail tentang produk ini, termasuk klaim bahwa bronzer ini akan memberikan kesan natural, long lasting, dan waterproof.

KANDUNGAN

Talc, Titanium Dioxide, Isostearyl, Neopentanoate, Polybutylene Terephthalate, Magnesium Stearate, Acrylates Copolymer, Phenyl Trimethicone, Polybutene, Methylparaben, Alumunium Hydroxide, Stearic Acid, Ethylene/va Copolymer, Tocopheryl Acetate, Propylparaben, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Paraffinum Liquidium/ Mineral Oil/ Huile Minerale, Parfum/ Fragrance, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Butylphenyl, Methylpropional, Benzyl Salicylate, Citronellol, Hexyl Cinnamal, Hydroxisohexyl 3-Cycolohexene Carboxaldehyde, Linalool.
[May Contain: Mica, Iron Oxides (Cl 77491, Cl 77492, Cl 77499), Ultramarines (Cl 77007)]

Sebenarnya aku gak paham kenapa mesti ditulis "May Contain" di tengah-tengah. Ada yang tau? Karena produk ini masih mengandung fragrance, paraben, dan mineral oil, mungkin teman-teman yang punya kulit sensitif perlu mempertimbangkan untuk mencoba produk ini.

AROMA

Tidak ada aroma sama sekali untuk produk ini, tentunya aku suka.

TEKSTUR



Ternyata teksturnya Rimmel ini jauh dari yang kubayangkan. Teksturnya powder yang agak kasar.


PIGMENTASI DAN HASIL


Satu hal yang paling aku sadari akan produk ini adalah pigmentasinya yang biasa aja. Sebenarnya ini masalah selera, beberapa orang ada yang memang suka dengan bronzer yang pigmentasinya biasa aja, tapi ada juga yang lebih suka kalau warnanya lebih keluar. Untuk produk ini aku tampaknya salah pilih shade. Shade yang kupilih tidak jauh berbeda dengan tone kulitku sehingga warnanya menjadi kurang nyata. 

Menurutku ada keuntungan yang kudapat dari bronzer yang pigmentasinya kurang, yaitu aku dapat mengontrolnya dengan mudah. Bronzer yang tidak terlalu nyata akan memberikan kesan natural dan gak dempul, tapi kalau misalkan aku memang butuh pigmentasi yang lebih untuk acara-acara formal, bronzer ini bisa dibuild up sehingga warnanya lebih nyata.


Kemarin kebetulan aku nyobain lagi Foundation Purbasari yang Kuning Gading (kalian bisa cek reviewnya DI SINI) , yang bikin mukaku seperti Winnie The Pooh karena kuning banget. Bronzer ini lumayan membantu menetralkan warna wajahku. Jadi gak kuning-kuning banget.

Atas (Tanpa Penggunaan Bronzer), Bawah (dengan Menggunakan Bronzer)

Klaimnya produk ini long lasting dan waterproof. Yang aku rasakan setelah beberapa jam memakai produk ini, bronzernya menyatu ke kulit dan tidak segelap di awal. Dan waktu aku wudhu, hilang sudah bronzernya. Jadi untuk klaim produk ini yang katanya longlasting dan waterproof, sayangnya tidak terbukti.

Setelah 3 jam pemakaian
Selain itu, yang kusuka dari bronzer ini adalah masa pakainya. Produk ini dapat dipakai selama 30 bulan, yang mana ini lama banget. Mostly produk kecantikan hanya memiliki masa pakai selama 12 bulan, atau paling lama 24 bulan. Buatku yang jarang banget pakai bronzer, ini menguntungkan banget.

Walaupun shade yang kupilih ini kurang gelap untuk dikatakan sebagai bronzer, tapi ini masih bisa menjadi penyelamat foundation yang terlalu putih di wajahku. Jadi tetap, buatku produk ini sangat membantu.

+ Hasil natural
+ Mudah diblend dan menyatu dengan kulit
+ Tidak terlalu pop out, bisa dibuild up
+ Masa pakai 30 bulan

- Kemasan ringkih, mudah retak dan pecah
- Tekstur sedikit kasar
- Sulit dicari, harus online
- Mengandung mineral oil
- Tidak waterproof

Harga : tergantung di mana kamu beli, sekitar 100.000
Nilai : 3/5
Beli lagi? Nggak. Kalau habis, ingin coba brand lain aja.

You May Also Like

6 comments

  1. warnanya keliatan natural ya. Tapi sayang gak tahan buat dipake wudhu...

    Jessie,
    BeautyAppetite.com

    ReplyDelete
  2. Waah, sama! Aku juga masih belum mahir banget pakai bronzer, pemilihan bronzer dengan pigmentasi kurang, menurutku justru keuntungan tersendiri untuk yang masih belajar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, bener banget. jadi gak akan repot ketebelan.

      Delete
  3. Dulu banget sempet ngincer ini juga gara2 dibilang dupe-nya Hoola, tapi lalu terdistraksi sama merk-merk lain dan akhirnya punya Hoola-nya hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya, ini juga nungguin ingin cepet-cepet habis dan beli hoola. haha

      Delete