kursor

Poka Dotted Bow Tie Pink Ribbon

Thursday, 19 April 2018

Persiapan Menjelang Pernikahan Part III (Adat, MC, Musik, WO, perintilan!)

Seperti yang kubilang di postingan sebelumnya, bahwa keinginanku adalah pernikahan tradisional. Aku jatuh cinta dengan adat Indonesia. Tariannya, musiknya, bajunya, dan riasannya tentu! Lalu, saat aku memiliki kesempatan untuk mendapatkan semuanya dalam 1 hari istimewa, adakah alasan logis untuk melewatkannya?
Aku sih enggak mau.
Oke, postingan ini khusus untuk vendor-vendor yang memeriahkan acara upacara adat di pernikahanku.


3. Upacara Adat (IG: @dennykencanaarum)
Begitu banyak vendor upacara adat yang ada di Bandung. Salah satu yang tidak asing lagi adalah Inten Dewangga. Inten Dewangga ini terkenal karena sudah banyak mengisi acara-acara besar, penarinya cantic-cantik, dan tariannya beragam. Tapi entah kenapa, aku tertarik dengan timnya Kang Denny Kencana Arum. Seperti yang kubilang di awal, aku punya penilaian lebih untuk vendor yang bisa dekat dan paham aku secara personal. Pertama kali meet up sama Kang Denny, kami sudah ngobrol banyak. Saat itu aku baru tau kalau Kencana Arum ini juga mengiringi Raffi Ahmad dan Nagita pada saat ngunduh mantu di Bandung. Kang Denny orangnya sangat kooperatif dan menyenangkan. Beliau menawarkan beberapa tarian yang sempat bikin aku bingung karena saking banyaknya. Tapi pada akhirnya kami memilih Rampak gendang dan rama shinta. 

Awalnya aku gak mengharapkan sesuatu yang benar-benar istimewa dan luar biasa. Asal ada upacara adat, penari, mapag pengantin, beres! Ternyata, aku benar-benar takjub dengan penampilan mereka di hari H, benar-benar di atas ekspektasiku. Penarinya cantik, kostumnya mewah, kompak, dan pokoknya... meriah! Aku juga dikasih bonus kembang api di pelaminan sebanyak 3 buah di puncak tariannya. So pretty! Hatur nuhun, Kang Denny!

4. MC (IG: @ilmihasan)
Aku agak selektif memilih MC. Berkaca pada acara pernikahan teman-temanku, aku banyak menemukan MC yang kurang dapat membaca situasi, terkadang bercanda di waktu yang tidak tepat, terutama pada saat prosesi memasangkan cincin (tau kan bercandaan-bercandaan receh itu?). Bukannya ingin MC yang kaku, tapi aku ingin MC yang fleksibel. Dapat menyesuaikan diri di waktu-waktu khusus, serius dan khidmat di akad, dan menyenangkan pada saat resepsi, dan untungnya (lagi).. aku punya teman yang cocok dengan kualifikasi tersebut. Yeay!

Namanya Kang Ilmi, walaupun ia baru merintis karirnya di dunia MC (officially), tapi bakatnya memang sudah terlihat dari dulu. Kang Ilmi ini adalah teman satu komunitasku. Setiap ada acara di komunitas, Kang Ilmi selalu menjadi MC. Kang Ilmi ini sangat bisa membaca situasi dan sangat luwes. Acara akadku berlangsung dengan khidmat, dan resepsipun dapat berlangsung dengan menyenangkan. Tanggapan dari keluargaku, bahkan dari KUA, tentang Kang Ilmi positif. Mereka bilang MC nya bagus! Nuhun, Kang Ilmi!

5. Fun Java Wedding Band (IG: @funjavamusic)
Fun Java ini sudah cukup terkenal, dan salah satu pengelolanya adalah teman komunitasku juga, lebih tepatnya Ketua komunitasku, Kang Dwi. Untuk kualitas gak perlu diragukan lagi, karena pengalamannya sudah banyak, aku percaya aja deh sama Fun Java. Secara penampilan dan skill, oke punya!


6. Prinera Wedding Photo (IG: @prineraweddingphoto)
Vendor ini juga adalah temannya temanku. Kalau fotografer ini memang request khusus si Mas. Doi gak papa kalau fotografer dan videografernya mahal, yang penting bagus, katanya. Karena moment ini hanya sekali, jadi harus didokumentasikan dengan baik. Fotografer di Bandungpun sekarang sudah macam-macam, banyak, dan mudah ditemui. Tapi lagi-lagi, aku ingin yang terpercaya dan pada akhirnya aku memilih Prinera. Pertama kali aku suka Prinera karena mereka masih punya konsep dan karakter di setiap fotonya. Gak pasaran dan keren! Teh Candra dan Kang Adit, serta crewnya pun sangat kooperatif. Mereka benar-benar membantu kami dari mulai pembuatan konsep sampai pengambilan gambar.

Ada beberapa paket yang ditawarkan oleh Prinera, aku pilih paket foto prewedding, foto dan video di hari H. Untuk prewed, setelah meet up dengan KangAdit dan Teh Candra, ada beberapa konsep yang kami ambil, yaitu foto potrait, street style, dan musik (karena si Mas ini hobi main piano dan aku senang main gitar). Ini adalah beberapa hasil dari foto prewed kami, di sini agak pecah karena aku ambil dari instagramku, aslinya, keren banget!

 

Oh ya, Prinera juga membantu kami dalam membuat social media invitation, dan hasilnya cakep bangeeeet. Sesuai sama yang kumau, menyerupai poster film! Hatur nuhun, Teh Chandra, Kang Adit!


7. Undangan dan Souvenir (Percetakan Djitu Pagarsih)
Masalah ini, kalian benar-benar harus banyak survey, karena buanyak banget pilihan di luar sana dengan harga yang beragam. Untuk teman-teman di Bandung, aku lebih merekomendasikan kalian untuk cetak undangan di Pagarsih dibanding di Cibadak. Harganya jauh lebih murah , tapi dengan kualitas yang bagus. Sebenernya di Pagarsihpun banyak banget pilihannya, tapi yang terbaik menurutku adalah Percetakan Djitu yang dikelola oleh Kang Wawan. Akangnya super baik, banyak diskon yang dikasih dan hasilnya gak mengecewakan. Hatur nuhun Kang Wawan! AKu pilih warna hitam gold untuk undangannya, menyesuaikan dengan bajuku. Aku nggak berharap banyak, tapi ternyata hasilnya bagus banget. Mewah!


Lalu untuk souvenir, tadinya aku serahin semuanya ke Ibu karena gak begitu concern dengan souvenir. Apa ajalah, asal ada. Tadinya mau gelas atau pouch yang umum, tapi waktu aku lagi jalan-jalan ke Pasar Baru untuk cari seragam, aku lihat kemoceng mini ini imut dan cantik banget warnanya. Akupun belum pernaah mendapat ini sebagai souvenir dan belum pernah liat yang jual ini juga di toko-toko souvenir di Cibadak. Anti mainstream dan bermanfaat, aku suka! Banyak yang menyangka kalau harganya mahal, karena warnanya cantik dan dikemas dengan mika dan sudah ditempel stiker nama kita, padahal harganya sama dengan harga pouch. Untuk lokasinya di lantai paling bawah, yang banyak jualan celana-celana, aku kurang paham juga itu lantai berapa. Pokoknya, aku suka!


8. Wedding Organizer  (IG: @padmitawedding_inc)
The last but not least, WO! WO ini juga masih kenalan teman komunitasku, dan untuk PIC pernikahanku adalah Kang Opan.  Padmita ini terbilang baru, tapi servicenya bener-bener luar biasa. Bahkan vendorku yang lainpun mengakui itu. “Selama aku ngerias, belum pernah aku disediain makan dan minum kaya sekarang. WO nya apa sih? Baik banget.”, kata Teh Yuyun waktu sedang make upin aku. 


Sebenarnya, aku ambil paket service 1 hari saja, karena aku sadar aku gak bisa 100% hanya mengandalkan keluarga. Kasihan, nanti capek. Tapi ternyata, Teh Foggy dan Kang Opan ini membantuku dari mulai jauh-jauh hari. Aku sering konsultasi dengan Teh Foggy mengenai kesiapan pernikahanku. Bahkan dukungan morilpun mereka kasih, tau lah ya menjelang pernikahan, mental udah acak adut. Selama acara pun, semuanya terkoordinir dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan rundown yang telah disusun oleh mereka Masing-masing personil punya tanggung jawab yang jelas, dan aku selalu didampingi oleh Teh Ocha. Hatur nuhun Teh Foggy, Kang Opan, Teh Ocha, dan semuanya yang sudah mendengar keluhanku dan sudah kurepotkan. I love youuu!

Apalah aku ini tanpa bantuan vendor-vendor tadi. Gak hanya pasangan yang berjodoh, tapi aku juga sangat bersyukur berjodoh dengan mereka yang sudah membantuku. Sekali lagi kubilang, mempersiapkan pernikahan memang tidak mudah, tapi pun tidak sesulit yang dibayangkan. See you!

P.s Bagian yang lucu adalah, waktu lempar bunga, geng ibuku udah bikin benteng pertahanan paling depan. Luar biasa! 






No comments:

Post a Comment