Persiapan Menjelang Pernikahan Part II (Catering dan Make Up)

by - 01:00

1. Catering (IG : @henicatering) 

Catering adalah hal yang paling utama dan paling sering dikomentari di acara pernikahan. Dan dikarenakan kebanyakan tamu undangan adalah ibu-ibu, maka aku serahkan percateringan ini ke ibuku, mengikuti selera doi. Catering yang menjadi andalan ibu selama ini adalah Heni Catering (HC). Orang Antapani pasti sudah familiar dengan catering ini, atau setidaknya ibu-ibu di Antapani. Ibu selalu menggunakan jasa catering ini untuk setiap acara yang diadakan di rumah, dan memang tidak pernah mengecewakan. Jadi pada saat pemilihan catering, tidak ada kandidat lainnya. Fix kami akan menggunakan Heni Catering.



HC berlokasi di Ruko Puri Dago Jl. Terusan Jakarta No. 308 dan untuk paket pernikahan dihandle oleh Kang Inung. Kang Inung ini sangat kooperatif, sangat membantu kami dari mulai pemilihan paket, pemilihan menu, dan yang terpenting.. ramah banget plus kocak! Ada beragam paket pernikahan yang ditawarkan oleh HC, dan pada akhirnya, dengan berbagai pertimbangan, kami memilih Paket Carnation yang menurut kami adalah paket yang paling pas jika menyesuaikan dengan jumlah tamu undangan dan luas gedung.


Aku sangat puas dengan pelayanan HC, terbukti dari komentar orang yang sangat positif tentang makanan di pernikahanku kemarin. Tidak hanya 1 atau 2 orang yang memuji, bahkan ada juga yang  menghubungi ibuku hanya ingin menyampaikan bahwa makanannya enak. Hanya satu yang mengganjal di hati, yaitu aku tidak sempat menyicipi makanannya! Hiks. Dikarenakan lelah dan pusing karena seharian memakai siger, aku sama sekali tidak nafsu untuk makan. Baru sehari setelahnya, aku menyesal. Terutama pada saat teman-temanku bilang, " Gila sumpah Nis, demi apa pasta dan satenya enak banget". Antara senang dan bete.
 >.<

Ngomongin tentang catering, pasti menyambung soal dekorasi. Untuk dekorasi, kami menggunakan Lia wedding decoration yang bekerja sama juga dengan HC. Sayangnya, ada sedikit miss komunikasi dengan pihak dekor sehingga dekorasi tidak sesuai dengan harapan dan bayanganku. Huhu.


2. Make Up (IG : @yuyunmakeup)

Masalah make up dan kebaya adalah hal kedua terpenting setelah catering. Setidaknya, itu menurutku. Aku sendiri mencari MUA yang menguasai make up tradisional, karena mimpi pernikahanku adalah full tradisional. Aku ingin menggunakan riasan sunda putri di akad, dan siger untuk resepsi. Dengan banyaknya MUA yang ngehits sekarang, semakin bingung aku mencari MUA yang berkarakter.  Beberapa kali aku mendatangi MUA yang direkomendasikan oleh teman-teman, di antaranya:

a. Aas Riyanti
Kalau lihat Instagramnya, Teh Aas ini punya hasil riasan yang soft flawless. Aku tidak ada masalah sama sekali. Aku suka tipe make up baik itu soft ataupun bold, aku gak masalah selama hasilnya rapi dan flawless. Teh Aas ini punya galeri di Antapani juga, dekat dengan Heni Catering. Tadinya aku sempat memutuskan untuk menggunakan Aas Riyanti ini, karena lokasi yang dekat akan memudahkan aku dan keluarga untuk mengurus segala sesuatunya. Namun, Aas Riyanti memiliki stok kebaya yang terbatas. Aku sendiri tipe yang gak mau repot, aku gak mau kalau make upnya di A, kebayanya di B. Aku ingin Make Up dan kebaya di tempat yang sama. Sayangnya, kebaya-kebaya koleksi Aas Riyanti belum ada yang cocok denganku. 

b. Naire Official
Kolaborasi Nanath dan Iren ini emang lagi ngehits banget di Bandung. Hasil make upnya flawless dan karena mereka masih muda juga, karakter make upnya memang youth. Koleksi kebayanya pun cantik-cantik. Sayangnya, mereka full booked di Bulan Januari kemarin. 

c. Danika Davisca
MUA ini punya galeri bareng dengan Vera Ferial. Hasil riasannya pun tidak jauh berbeda dengan Vera. Walaupun terbilang baru, hasil make upnya juga oke. Tapi, lagi-lagi, koleksi kebayanya sangat terbatas. Sebenarnya, Danika bekerja sama dengan Ivan Belva dan Ayung Berinda untuk kebayanya, namun tidak semua kebaya dapat dipakai secara gratis. Jika kebaya yang kita mau punya harga sewa yang mahal, kita akan kena charge

d. Yuyun Make Up (IG : @yuyunmakeup)

Teh Yuyun adalah yang terakhir kali aku datangi, dan pada akhirnya aku memilihnya sebagai MUA aku. Awalnya aku iseng konfirmasi mengenai jadwal dia di Januari. Gak berharap banyak karena Teh Yuyun udah exist di dunia permakeupan dari jaman dulu. Termasuk salah satu MUA senior. Teh Yuyun bekerja sama dengan Belva kebaya, sehingga koleksinya buanyaaaaak banget! Sampai bingung milihnya. Jadi, untuk mempersempit pilihan,  aku fokuskan untuk akad aku akan memakai kebaya putih, sedangkan untuk resepsi aku ingin gold. Di sana kita bisa fitting maksimal 4x. Entah berapa kali aku mencoba kebaya yang ada di sana, dan tetep pusing karena bagus semua. Tapi akhirnya, pilihanku jatuh pada kebaya gold yang dikombinasi oleh bludru hitam. Cantik banget! Ini dia penampakannya 


Aku suka banget detailnya, dari mulai detail kerah, lengan, badan, sampai ekor, aku suka semuanya. Simple but elegant. Si Mas juga oke. Jadi fix, kami pilih ini untuk acara resepsi. Tinggal cari kebaya untuk akad. Mencari baju akad menurutku sulit. Karena semuanya terlihat mirip, dan aku ingin sesuatu yang beda, yang cantik tapi unik. Dan akhirnya aku mendapat baju akad H-2 minggu. Mepet tapi aku senang karena aku suka banget dengan modelnya. 

Foto-foto di bawah ini adalah penampakan baju akad dan resepsi pada saat acara berlangsung. Tangan ajaibnya Teh Yuyun emang gak meragukan lagi. Teh Yuyun sudah paham karakter tiap orang dan baju yang kita pakai, jadi dia selalu menyesuaikan. Untuk akad, riasanku dibuat soft, sedangkan untuk resepsi riasanku dibuat lebih bold menyesuaikan dengan attire yang super mewah


  
Overall aku suka banget dengan hasilnya. Bagian tersedih adalah saat melepas siger dan menghapus make upnya. Ya Tuhan, siger emang cakep banget. Si Mas aja sampai speechless dan geleng-geleng liat aku waktu pertama kali dirias pakai siger. "Luar biasa", katanya. *blush*



Vendor-vendor selanjutnya akan kubahas di postingan selanjutnya, agar postingan ini gak terlalu panjang dan bikin keblenger.


You May Also Like

0 comments