How to Make Your Eyeshadow Go On More Pigmented? (A Review for Mizzu Essential Eyebase)

Ada beberapa hal yang bikin aku kadang jadi turn off sama eyeshadow, di antaranya adalah :
1. Powdery parah
2. Sulit diblend
3. Pigmentasi yang payah

Nah, yang ketiga ini yang paling sering aku temukan dan paling bikin bete. Warnanya gak keluar dan jatohnya gengges banget di mata. Esensi dari eyeshadow adalah sebagai produk dekoratifnya mata. Kalau warnanya gak keluar, lah fungsinya jadi buat apa?

Tapi, ada cara untuk membuat eyeshadow bisa lebih pop out, vibrant, atau pigmentasinya lebih nyala. Sejauh ini ada 2 cara yang aku biasa gunakan, yang pertama dengan menggunakan air. Sebelum pengaplikasian eyeshadow, kamu semprot dulu eye brushnya dengan air, lalu di tap-tap ke eyeshadownya. Dijamin warnanya lebih keluar. Tapi cara ini jarang kugunakan karena aku ngerasa brush aku malah jadi kotor. Nah, biasanya aku pakai cara kedua, yaitu dengan menggunakan eyeshadow base. 

Yang belum tau apa itu eyeshadow base/primer, di sini aku kutip penjelasannya ya:
Eyebase or eye primer A lightweight cream/emulsion that is applied as the first layer to prepare eyelids for eyeshadow application and is usually a neutral color or invisible on skin. A primer creates a barrier between your skin and makeup. It seals the oils of your skin away from eyeshadow for long lasting wear and provides protection against creasing and fading of your makeup. It can also help to make eyeshadow easier to blend. (http://thefancyface.blogspot.co.id)
Jadi intinya adalah, eyebase ini adalah cream atau gel atau apapun bentuknya itu, yang digunakan sebelum penggunaan eyeshadow yang biasanya warnanya netral atau transparan. Fungsinya adalah untuk menahan minyak di daerah kelopak mata agar tidak membuat eyeshadow mudah pudar dan membuatnya lebih tahan lama. Eyeshadow base ini juga dapat membuat eyeshadow lebih vibrant dan lebih mudah untuk diblend.

Banyak sekali brand yang menjual eyeshadow base ini, termasuk brand lokal. Sejauh yang kutau, brand lokal yang punya produk seperti ini adalah Viva, La Tulipe, Inez,Mizzu, LT Pro, Aubeau, dan Poppy Dharsono. Di antara jejeran eyebase tersebut, yang bikin aku penasaran adalah keluarannya Mizzu dan LT Pro. 

Tapi kali ini, Mizzu adalah yang berhasil mencuri perhatian karena packagingnya lucu abiiizzz (banci packaging). Udah banyak banget yang rekomendasiin eyebase Mizzu ini, salah satunya adalah vlogger favorit aku, yaitu Suhay Salim. Doi sering banget pakai Mizzu ini sebagai eyebasenya dan hasilnya selalu wow!


KEMASAN


Mizzu ini punya kemasan yang agak berbeda dibandingkan eyebase pada umumya,  aplikatornya berbentuk doe foot, sehingga cukup mudah untuk digunakan. I bet noone is gonna complain about it.

KANDUNGAN
Aku gak melihat keterangan mengenai kandungannya, karena Mizzu ini hanya dibungkus dengan mika. Dan so stupid aku langsung buka dan buang mikanya, gak ngecek di mika itu ada tulisannya nggak. So, sorry..

AROMA
Too bad this product has a strong chemical scent, walaupun pada saat diaplikasikan tidak tercium apa-apa.

TEKSTUR



Teksturnya lebih kental dari essence namun lebih cair dari krim. Masih mudah untuk diaplikasikan, namun butuh waktu sekitar 1 menit untuk kering. Warnanya beige transparent, langsung menyatu dengan warna kulit.

HASIL


Untuk menguji fungsi dari si eyebase ini, aku akan memakai eyeshadow keluaran Wardah. Menurutku, eyeshadow Wardah ini punya pigmentasi yang "nanggung", jadi warnanya sih keluar, tapi gak secantik di palettenya. Aku bisa toleransi sama fall out, tapi untuk warna yang kurang keluar kadang bikin bete parah. Padahal warna-warna eyeshadow Wardah ini cantik-cantik. 


Di sini aku sengaja bikin perbedaannya langsung di sampingnya, agar lebih mudah untuk membandingkannya.

Warna-warna yang di sebelah kanan adalah setelah pengaplikasian Mizzu eyebase. Kelihatan cukup signifikan kan ya.

So, here is the highlights

+ Cute packaging
+ Easy to use, easy to blend
+ Murah banget!
+ Yang paling penting, berfungsi dengan baik untuk meningkatkan pigmentasi eyeshadow, hore!

- Masih sulit dicari karena hanya dijual di counter Mizzu atau toko-toko kecantikan tertentu
- Again, the chemical scent :(

HARGA : Sekitar 50.000
NILAI : 4/5
BELI LAGI : Kalau habis, mau nyoba LT Pro Eye Primernya.

Jadi, untuk eyebase seharga 50.000 an, this is such a great deal!

REVIEW : Missha Super Aqua D-Tox Peeling Gel

Untuk produk ini, aku benar-benar teracuni oleh Cc Luci di vlog nya. Kebetulan saat itu aku lagi cari produk exfoliator yang lembut dan scrubnya tidak terlalu besar, Saat itu aku masih memakai scrub dari Emina (kalian bisa lihat reviewnya DI SINI). Sebenarnya aku suka dengan scrubnya Emina, tapi pada awal penggunaan, saan gulanya belum meleleh, butirannya benar-benar sebesar gula, dan itu agak terlalu kasar sih menurutku. 

Setelah aku lihat vlognya Cc Luci dan kebetulan scrub Emina ini diminta Ibuku, jadi ada alasan untuk beli produk ini. Yeay!

Jadi, produk ini keluaran Missha, brand Korea yang awalnya terkenal dari BB Creamnya yang maha dahsyat itu. Seperti ini penampakannya:


KEMASAN

Dusnya dari karton dengan beberapa informasi di sisi-sisinya. Tapi memang ya, hampir semua produk Korea lebih banyak menggunakan Bahasa Korea dibanding Bahasa Inggris. Untuk produk inipun hanya beberapa informasi yang dicantumkan dalam Bahasa Inggris


Bentuknya lonjong dan pipih, terbuat dari plastik. Sebenarnya biasa saja, tapi yang bikin aku suka adalah produk ini mudah dikeluarkan dari botolnya. Lubangnya tidak terlalu besar sehingga memudahkan kita untuk mengontrol seberapa banyak produk yang mau kita pakai. Tutupnya jenis ulir membuat produknya lebih aman untuk dibawa-bawa. So, aku gak ada masalah dengan kemasannya.

MANFAAT


Gommage type peeling gel to help make clean and sleek skin. 
  • Papaya extract, Alpha-Hydroxy Acid and Cellulose adhere dead skin cells on the skin to remove
  • Oxygen water and Milk protein help make skin bright and clear after peeling and keep it clean
KANDUNGAN



Water, Glycerin, Cellulose, Butylene Glycol, Dipropylene Glycol, Morus Alba Bark Extract, Carica Papaya (Papaya) Fruit Extract, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit Water, Milk Lipids, Camellia Sinensis Leaf Extract, Chlorella Vulgaris Extract, Actinidia Chinensis (Kiwi) Fruit Extract, Oxygen, Triethanolamine, Caprylyl Glycol, Polysorbate 20, Betaine, Dipotassium Glycyrrhizate, Sodium Citrate, Citric Acid, Mannitol, Pentylene Glycol, Sodium PCA, Disodium Adenosine Triphosphate, Lactic Acid, Serine, Sodium Lactate, Sorbitol, Urea, 1,2-Hexanediol, Algin, Sodium Chloride, Allantoin, Bromelain, Papain, Carbomer, Caffeine, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, Fragrance (Parfum)

AROMA

Karena dia masih mengandung parfum, maka ada wewangiannya. Aromanya lembut, tidak menyengat. Bagi aku yang agak sensitif dengan bebauan di produk skincare, menurutku wanginya tidak megganggu.

TEKSTUR


Seperti yang dijelaskan pada kemasannya. Teksturnya gel pasta yang tidak terlalu kental dan di dalamnya ada butiran-butiran halus sehingga pada saat pemakaian tidak terasa kasar di wajah.

CARA PAKAI
  • Bersihkan wajah dan keringkan dengan menggunakan handuk
  • Ambil produk secukupnya dan aplikasikan ke seluruh wajah (hindari daerah mata dan bibir)
  • Pijat dengan lembut sampai kulit mati terangkat
  • Bersihkan wajah menggunakan air hangat
  • Pemakaian direkomendasikan 1-2 kali seminggu, tergantung kondisi kulit
Kalau aku, biasanya sebelum aku pijat, aku diamkan dulu sekitar 3 menit agar produknya meresap sehingga pada saat dipijat, kulit matinya benar-benar terangkat.

Di bawa ini adalah foto pengaplikasian produk di tangan aku


HASIL

Dalam jangka waktu singkat, produk ini dapat membuat wajah halus dan lembut tanpa memberikan efek kering di wajah. Untuk sel kuli mati yang terangkat aku belum bisa banyak review karena menurutku butuh waktu lebih lama untuk itu. Namun yang aku rasakan, dia memang membantu proses pemudaran bekas jerawat menjadi lebih cepat.

KESIMPULAN
+ Teksturnya enak, butiran peelingnya lembut
+ Tidak kasar di wajah
+ Mengangkat kotoran di wajah
+ Membuat wajah menjadi lembut
+ Membantu proses pemudaran bekas jerawat
+ Aromanya lembut, tidak menyengat
+ Harga terjangkau

- Agak sulit dicari, harus beli online


Harga : 120.000 untuk 100 ml
Beli di? Online shop. Pastikan yang terpercaya ya!
Nilai : 4.5/5
Beli lagi? YES YES YES!




Skin Aqua UV Moisture Gel, Sunblock untuk Kulit Berminyak (A Review)

Pencarian sunblock untuk tipe kulitku ini emang butuh perjuangan. Tipe kulitku yang seringkali berminyak dan terkadang sensitif membuat pemakaian sunblock malah menjadi masalah. Padahal yang namanya sunblock adalah skincare pertama yang sangat sangat aku andalkan. 

Setelah pemakaian EMINA Sunblock (kalian bisa lihat reviewnya DI SINI), aku mencoba Sunblock keluaran Erha Apothecary khusus untuk kulit berminyak. Hebatnya, hanya dalam 2x penggunaan, sukses membuat wajah break out. Padahal sudah jelas dikhususkan untuk kulit berminyak, tapi teksturnya tetap cream dan benar-benar bikin lengket yang menyebabkan kulit wajahku semakin bersinar a.k.a berminyak parah.

Sampai suatu hari, aku lihat produk Skin Aqua punya temanku. Brand yang ada di bawah naungan Rohto Japan ini sebenernya sudah tidak asing lagi karena punya varian sunblock yang beragam. Di bawah ini adalah variannya:



Nah, punya temanku adalah yang gel, khusus untuk kulit berminyak. WAktu aku iseng keluarin isi produknya, aku amaze dengan teksturnya yang sooo watery! Agak sedikit mirip dengan sunblock Wardah tapi agak lebih cair lagi. Esoknya, tanpa ba bi bu, aku pergi ke Hypermart  BIP untuk beli si Skin Aqua ini, dan ternyata yang gel habis, tinggal sisa yang milk. Udah bĂȘte mau pulang dengan tangan kosong, barulah ingat kalau di BIP juga ada Century. Setelah ke sana ternyata ada.  Yippie!

Nah, aku berani nulis ini karena aku sudah pakai selama 2 minggu dan aku rasa untuk sunblock yang biasanya efek ketidakcocokannya cepat muncul, sudah pantas aku buatkan review.

KEMASAN

Sunblock ini dikemas dengan kardus yang cukup informatif. Banyak sekali informasi mengenai sunblock ini yang ada di sisi tiap kardusnya. Untuk produknya sendiri, dia berbentuk botor ulir. Aku nyaman-nyaman aja pakai botol seperti ini, karena meminimalisir tumpah-tumpah kalau di bawa di tas.



Harga tergantung tempat kamu beli. Aku beli di Century sekitar 55.000. Kalau di Hypermart masih sekitar 48.000. Isinya sebanyak 80 gr yang menurutku banyak banget. Jadi dengan harga segitu, menurutku sangat terjangkau!

HIGHLIGHTS


KANDUNGAN



Cukup informatif kan? Benar-benar menjelaskan manfaat dan fungsi setiap zat yang terkandung dalam sunblock ini.

TEKSTUR


Seperti yang kubilang sebelumnya, teksturnya watery sekali. Sangat mudah menyerap dan nyaman di kulit, sama sekali tidak lengket. Poin plusnya lagi, karena tidak mengandung parfum, aku tidak mencium bau apapun dari sunblock ini, dan aku suka!

CARA PAKAI


Sebelum pakai, produknya harus dikocok terlebih dahulu. Aku biasanya pakai ini setelah pakai pelembab, sebelum memakai bedak. Bedak akan lebih menempel setelah aku pakai sunblock ini. Disarankan untuk reapply sunblock ini setelah 4 jam penggunaan pertama. Aku masih nakal masalah ini, jarang reapply karena aku kurang suka memakai sunblock di atas wajah yang sudah make upan. Kalau harus bersihin muka sebersih-bersihnya, agak rempong juga.

Oh ya, sebenarnya sunblock ini juga bisa untuk badan, tapi aku belum pernah pakai kalau untuk di badan. 

HASIL

Overall aku suka dengan sunblock ini. Beda dengan sunblock yang lain yang akan membuat wajah super lengket dan berminyak, sunblock ini benar-benar menyerap dengan sempurna dan tidak meninggal efek white cast. Dan yang terpenting adalah dia sama sekali gak bikin break out atau masalah apapun di wajah.

KESIMPULAN

+ Harga terjangkau, isinya banyak
+ Mudah didapat
+ Kemasan informatif
+ Tidak ada wangi apapun
+ Tekstur watery, cepat menyerap, tidak bikin berminyak ataupun lengket
+ Tidak memberikan efek white cast
+ Tidak menyebabkan break out
+ Dapat dijadikan alas bedak

- Masih mengandung paraben

Nilai : 4.5/5
Harga : 55.000 untuk 80 gr
Beli di? Dept. store atau di Drug Store

Beli lagi? YES, definitely!

Menghilangkan Komedo dengan Blackhead Removal Activated Carbon (A Review)

Menurut aku, masalah wajah yang paling menyebalkan dan menguji mental adalah jerawat! Apalagi untuk kulit berminyak seperti aku, sulit banget untuk menghindari masalah iniKadang sirik ngeliat orang-orang yang tipe kulitnya kering, masalahnya gak serumit tipe berminyak.

Kalau di Indonesia ada strip pore pack yang dikhususkan untuk mengangkat komedo hidung. Tapi ada juga yang jenis peel off mask seperti Garnier, Vienna, sama apa lagi ya... Kalau produk lokal sih aku cuma tau itu aja. Sedangkan untuk produk luar udah lumayan banyak yang ngeluarin masker model begini. Selama ini yang pernah kucoba adalah dari The Face Shop dan Etude. Dan kemariiiin lagi booming lagi satu produk di kalangan beauty blogger. Produk ini dari My Scheming yaitu Blackhead Removal Activated Carbon (selanjutnya disebut BRAC), dan jujur ini pertama kali aku dengar brand ini.

Produk ini lagi banyak banget direview karena keampuhannya dalam mengangkat komedo membandel. Memang jika dibandingkan dengan pore strip pack, beli masker model begini bisa dibilang lebih hemat karena dapat digunakan berkali-kali. Tapi apa benar produk ini bisa ngangkat komedo dengan maksimal? Yuk simak terus reviewnya!

KEMASAN


Box nya berisi 3 produk, seperti ini.



 

Setiap produk ada fungsinya masing-masing, dan dijelaskan juga di kemasannya bagaimana langkah-langkah penggunaannya.

Jadi botol putih yang pertama berfungsi untuk membuka pori dan melunakkan komedo yang ada sehingga mempermudah untuk pengangkatan komedo
Tube hitam yang kedua adalah produk utamanya, yaitu masker pengangkat komedonya.
Dan yang ketiga, ini fungsinya untuk menutup kembali pori yang tadi telah terbuka.
Aku agak kurang sreg sama kemasan botolnya. Agak terlihat (sorry) murahan, soalnya tulisan dan designnya kurang menarik menurutku.


KANDUNGAN
Yang ada keterangan kandungan hanya si maskernya saja. 


AROMA

Ketiganya sama, aromanya menyengat. Aku agak sulit mendeskripsikannya, yang jelas ketiganya punya aroma kimi yang cukup kuat, apalagi si maskernya. Aku pakainya sampai tahan napas. -_-

TEKSTUR

Teksturnya ini seperti lebih kental dari Vienna, dan lebih cair dari The Face Shop. Ya pas lah. Gak terlalu sulit untuk pengaplikasiannya.

HASIL

Okay girls. I'm so sorry, aku gak ada foto saat pengaplikasian, karena begini ceritanya...
Pertama aku pakai, aroma si maskernya kuat banget, menusuk hidung, dan bikin pusing. Setelah itu, waktu aku lepas maskernya, blackhead tetap ada, apalagi whitehead, jauh dari ekspektasiku. Jadi intinya, aku agak nyesal beli itu karena kemakan iklan di mana-mana. 

Selain ketidakampuhannya dalam mengangkat blackhead dan whitehead, yang bikin aku mundur untuk menggunakan ini adalah karena baunya sumpah bikin gak nahan. Jadi emang bener harus pinter-pinter beli produk, yang lagi booming belum tentu oke.

Biasanya di akhir review aku akan merangkum kelebihan dan kekurangan produk. Tapi untuk produk ini aku sama sekali gak nemu kelebihannya. So sorry :(

KESIMPULAN

- Kemasan terkesan produk abal/ murahan
- Bau kimia menyengat
- Tidak mengangkat whitehead maupun blackhead

Nilai :  1/5
Di mana belinya? Banyak di online shop
Harga : Kisaran 150.000

Beli lagi: Definetely NO. 

Shiny Straight Hair with Philips Kerashine Hair Straightener

Halo semuaa!
Biasanya aku review produk makeup atau skincare ya.
Nah sekarang aku mau share tentang alat pelurus rambut alias hair straightener, atau lebih kerennya lagi catokan.

Sebelumnya, saat rambutku panjang, aku jaraaaaang banget catok rambut, biasanya rambutku hanya aku gelung lalu setelahnya kuurai, jadinya jadi big curly hair gitu. Kalian bisa lihat tutorialnya DI SINI.

 Tapi semenjak rambutku pendek, dan tipe rambutku ini ngembang banget, jadi lebih butuh perthatian dibanding dengan saat rambutku panjang. Soalnya kalau gak dipakein apa-apa, ini rambut kaya singa, apalagi setelah keramas.

Nah setelah rambutku pendek, aku langsung cari catokan. Aku udah beberapa kali pakai catokan, yang terakhir kupakai adalah merknya Vidal Sassoon. Tapi karena rusak, jadi aku akhirnya memutuskan untuk beli yang baru. Tadinya pengen GHD atau glampalm, tapi... Hmmmm.... kalian pasti tau alasannya! Ya, selain mahal, akupun gak akan selamanya pakai catokan. Saat rambutku panjang nantipun aku bakal jarang banget pakai catokan.

Nah, setelah browsing sana sini, akhirnya pilihanku jatuh pada catokan ini, yaitu Philips Kerashine Hair Straigtener, Ini adalah salah satu produk dari seri Philips Kerashine, selain catokan, ada juga hair dryer dan Essential Care Air Hairstraightner.

Alasan aku beli ini adalah karena aku juga pernah pakai hair dryer dan catokan Philips, lalu aku suka sama hasilnya, dengan harga yang masih masuk akal, hasilnya tidak mengecewakan. Dan dia juga awet, gak gampang rusak. Selain itu, aku tergiur dengan embel-embel Kerashine dan ionnya, yang katanya bakal bikin lambut berkilau dan meminimalisir terjadinya kerusakan rambut. Pssst! Tapi tetep ya, gak ada catokan yang bakal bikin rambutmu tetap sehat!

Produk Philips ini bisa kamu beli di toko-toko Elektronik, ataupun di toko yang menjual peralatan salon. Harganya variatif tapi mungkin kisaran 400.000 - 600.000, tergantung di mana belinya.

Untuk hasilnya sih aku puas, dia cepet ngelurusinnya. Biasanya rambut aku ini agak sulit dilurusin dan butuh sampai 20 menitan untuk dicatok, tapi pakai ini hanya 8-9 menit juga udah rapi. 

Yang aku sayangkan dari produk ini adalah, kita gak bisa ngatur temperaturnya. Jadi hanya ada tombol on offnya, dan saat dinyalakan dia otomatis panas sendiri, dan panasnya kalau gak salah hingga 210 C. Padahal biasanya aku kalau pakai catokan pakai yang panasnya paling rendah, kasian rambutnya. oleh karena itu, untuk meminimalisir kerusakan rambut, penggunaan vitamin sebelum catokan adalah wajib hukumnya!

Penasaran sama catokan ini? Di sini aku cantumin video aku saat menggunakan Philips Kerashine Hair Straightener ini. Hope you like it!




XOXO

How to Apply Eyeliner Easily with Mizzu Eyeliner Pen (A Review)

Aku selalu menganggap bahwa eyeliner itu udah termasuk must have item deh buat cewek-cewek. Udah setara pentingnya sama bedak gitu. Tapi, walaupun seperti itu, kadang aku juga gak tiap hari pakai eyeliner. Ada beberapa hal sih, seperti misalnya aku pakai kaca mata, dan kerjaanku 60% lebih banyak di balik layar a.k.a depan komputer. Kalau udah kelamaan depan komputer kan mata suka cape juga ya, kadang jadinya gosok-gosok mata dan berakhir dengan eyeliner yang beleberan. Jadi memang kalau aku gak ada agenda untuk ketemu orang, aku biasanya cuma bedakkan aja.

Beda lagi kalau misalnya aku harus ketemu orang, make up itu penting buatku. Kenapa? Banyak orang yang bilang kalau muka aku ini kaya bocah, sering disangka anak kuliah, bahkan pernah ditanya "anak SMA mana, Dek?" , jadi makeup ini penting untuk membentuk karakter sebagai wanita karir. Ceilah. 

Balik lagi soal eyeliner, sebenernya udah banyak eyeliner yang kupunya, dari mulai yang liquid sampai yang gel. Nah, tapi sekalipun aku belum pernah coba yang bentuk spidol karena kupikir hasilnya bakal aneh gitu. Tapi karena saking penasarannya, dan makin kesini eyeliner pen ini makin banyak yang pakai, dan banyak juga brand yang mengeluarkan produk semacam ini, kupikir "Wah! Kayaknya ini bagus juga!"

Sempat ingin coba punyanya Wardah tapi sumpah nyarinya suliiiit. Sering out of stock. Akhirnya cari alternatif lain, dan brand ini juga sekarang lagi naik daun karena produk-produknya yang gak mengecewakan, yaitu dari MIZZU. Awalnya kupikir Mizzu ini adalah produk Korea, ternyata dia diproduksi oleh PT. Astoria Prima yang berlokasi di Jakarta.

Okey, ceritanya segitu dulu ya. Sekarang kita langsung review aja yuk.

KEMASAN


Dengan box kotak panjang ini di dalamnya langsung berisi eyeliner pen nya. Biasa aja sih, hitam. Tapi ada yang aku suka dari kemasannya. Tutupnya ini kuat. Jadi memang harus ditekan untuk menutup pen ini dengan sempurna. Ini menguntungkan, jadi tutupnya gak mudah kebuka kalau diabur di tas makeup. Paling kesel kan ya kalau misalnya nyimpen makeup di tas, tiba-tiba pas mau dipakai kita cuma nemu tutupnya doang (langsung panik), ini kejadian waktu aku pakai lipstick wet n wild. Haha.

Nah ini penampakan spidolnya. Ujungnya runcing, tapi empuk kok. Jadi gak sakit waktu dipakai.


KANDUNGAN


KETEBALAN
Ketebalannya tergantung seberapa kuat tekanan yang kamu gunakan pada saat pengaplikasian. Kalau kamu gak terlalu neken saat pengaplikasiannya.


Gambar yang pertama adalah saat pemakaian tidak ditekan, sedangkan yang bawah pada saat ditekan. Maaf untuk gambarnya yang terlalu terang. Aslinya warnanya hitam pekat kok.

DAYA TAHAN
Eyeliner ini sama sekali gak waterproof. Sebenarnya kalau hanya dialiri air saja sih gak akan hilang, hanya sedikit pudar seperti gambar di bawah ini :


Tapi kalau saat kena air kamu gosok, ya sudah bleberan seperti ini :



Tapi ini cukup sweatproof sih, asal kamu gak suka kucek-kucek mata aja. Jadi mungkin dia ini waterproof dan sweatproof tapi gak gosokproof ya. Haha.

HASIL
Aku gak ada foto khusus untuk penggunaan eyeliner ini. Tapi postingan-postingan aku bulan kemarin, tiap aku make upan, aku selalu pakai ini kok. Aku jadi jatuh cinta dengan eyeliner pen seperti ini karena pengaplikasiannya super mudah. Kamu bisa bikin macam-macam eyelines. Mau pake wing, double wing, atau yang natural-natural aja, itu gampang banget.

So, kesimpulannya
+ Mudah untuk diaplikasikan
+ Harga super terjangkau
+ Cukup sweatproof
+ Ketebalan dapat diatur

- Mudah bleberan kalau kita gosok-gosok
- Counter Mizzu kalau di Bandung agak sulit dicari

Harga : Seper murah! kalau gak salah aku belli di Mahmud itu gak sampai 40 ribu deh
Nilai : 3.5/5
Beli lagi? Tentu, iya!

Buat kalian yang juga pecinta eyeliner pen, comment dong brand apa yang kalian suka?