kursor

Poka Dotted Bow Tie Pink Ribbon

Wednesday, 20 July 2016

REVIEW : Secret Key Snail + EGF Repairing Essence 60 ml

Dear beauties,

Buat kalian yang punya kulit oily, pasti tricky banget kan buat cari pelembab/serum/essence yang bisa melembabkan dan menyehatkan kulit wajah tanpa membuat kulit berminyak? Karena itu yang aku rasakan selama ini. Sampai saat inipun aku belum menemukan pelembab yang bener-bener klop dengan kulit wajahku.

Selama proses pecarian pelembab ini, ada beberapa brand yang sempat kulirik dan sempat kucoba, dan postingan kali ini adalah tentang salah satu essence yang totally dissapointed, yaitu Secret Key Snail + EGF Repairing Essence.


Aku beli online di qoo10. Harganya bervariasi kisaran 140 - 180k. Menurutku harganya cukup terjangkau karena isinyapun tidak sedikit (60 ml).

Awal mula aku memutuskan untuk beli Essence ini adalah :
- Klaim bahwa essence ini mampu melembabkan dan mengontrol minyak di wajah
- Teksturnya yang ringan yang kupikir akan cepat menyerap dan gak bikin lengket
- Kandungan lendir siput yang katanya banyak manfaatnya

  

Untuk packagingnya sendiri seperti ini. Dia hanya dibungkus dengan kardus dan bertuliskan keterangan dengan menggunakan Bahasa Korea. Hmm, menurut aku ini adalah kekurangan kebanyakan produk Korea dan Jepang.



Untuk packagingnya sendiri sebenarnya aku gak ada masalah. Aku memang suka produk-produk yang berbentuk pump karena lebih higienis. Cuma si tutupnya sering banget ilang karena warnanya transparan gitu, sulit dicari kalau tiba-tiba ilang (dan sekarang ilang beneran).


Terus untuk teksturnya, dia seperti gel. Jadi kalau dibilang essence menurutku kurang tepat. Essence ini sama sekali tidak berbau, so it's good for me. Saat diaplikasikanpun mudah dibaurkan dan diratakan. Biasanya untuk pelembab berbentuk gel/essence, dia punya hasil akhir matte karena khusus diformulakan untuk kulit berminyak dan berjerawat. Tapi untuk essence ini, dia punya hasil akhir dewy. Aku gak tau ya kalau orang lain punye pendapat yang berbeda, karena tipe kulit orang berbeda. Tapi aku merasa 'berat' kalau pake essence ini.

Essence ini tidak kupakai dengan teratur, karena bukannya menahan minyak, doi malah bikin minyak tambah gak wajar. Selain itu, setelah penggunaan sekitar 2-3 minggu, muncul merah-merah di kulitku. Blackhead dan whitehead pun datang. Aku berhenti pakai essence itu dan ternyata benar, setelah aku berhenti, kulit wajahpun membaik.

Lalu, selang sebulan atau 2 bulan, saat kulit wajahku tiba-tiba kering, aku coba pakai Essence ini dan berharap essence ini akan bekerja baik di kulit kering. Ternyata tidak! Kulitku makin kering. T.T

Jadi ternyata memang produk ini gak bersahabat dengan kulitku. Jadi sampai saat ini aku gak pernah pakai Essence ini lagi.

So, kesimpulannya

+ Bentuk pump, higienis
+ Tidak berbau
+ Harga terjangkau, mudah dicari
+ Ada kandungan lendir siput dengan banyak manfaat

- this is totally broke my skin out
- aku merasa essencenya bikin kulit lengket
- sama sekali tidak menahan minyak
- tidak melembabkan dengan baik

Price : 140k - 180k, tergantung beli di mana
Rate : 2/5
Repurchase ? No


NB : Kulitmu dan kulitku beda. Cocok di kulitku, belum tentu cocok di kulitmu. Begitupun sebaliknya.

Thank you for reading, see you again in my next post!




No comments:

Post a Comment