REVIEW : Masker Sariayu Kacang Hijau

Setelah kemarin-kemarin lagi cinta-cintanya ngereview produk lippen, terutama yang tekstur matte, sekarang aku bakal banyak ngeshare tentang rutinitas treatment. 

Masker adalah hal yang penting buat aku dan aku gak punya waktu kalau harus ke klinik klinik kecantikan untuk treatment peeling, facial, dan segalanya. Jadi selama ini aku melakukan rutinitas treatment di rumah. Selain karena ga ada waktu, males ngantri, juga males bayar. *pelit alert*

Nah, akan ada beberapa masker yang akan aku review, tapi satu satu ya biar detail reviewnya.
Nah yang bakal aku share di postingan ini adalah masker keluaran Sariayu. 
Sebenarnya aku baru-baru ini aja tau masker dengan varian ini, sebelumnya aku pernah pakai Sariayu yang khusus kulit berjerawat tapi sayangnya gak ada hasil yang signifikan, jadi aku gak pernah pakai lagi.

Masker ini punya 4 varian yaitu : Beras Merah, Beras Putih, Kacang Hijau, dan Ketan Hitam


Tiap varian beda manfaat ya. Aku kutip untuk kandungan dan manfaatnya dari Webnya Sariayu langsung ya.

Beras Merah: mengandung vitamin B1, B6, dan vitamin B12, kandungan mineral, selenium, magnesium, mineral dan antosianin, kandungan beras merah, madu, ekstrak temugiring, panthenol, dan ekstrak kemuning, 
Manfaat: Mendorong pembentukan energy sel, kandungannya berfungsi sebagai antioksidan dan mampu menjaga kelembaban kulit, mengusir kulit kusam sehingga kulit tetap lembab sekaligus mengencangkannya.

Beras Putih: mengandung collagen, vitamin B kompleks, vitamin E, oryzanol, pati bengkoang, AHA, ekstra selasih, minyak lemon
Manfaat: melembabkan kulit,meningkatkan produksi collagen, mengatasi masalah kulit akibat sengatan matahari, yang berpengaruh baik terhadap elastisitas kulit, membantu mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit

Kacang Hijaumengandung protein tinggi, berbagai mineral, vitamin E, vitamin B1, vitamin B2, serta asam lemak esensial, zat antioksidan, madu, pegagan, allantoin 
Manfaat: Membantu menjaga kekencangan, merawat kehalusan, dan merawat kulit yang berjerawat, memperlambat penuaan dini, membantu merawat kekencangan kulit wajah dan meregenerasi sel kulit secara maksimal. 

Ketan Hitammempunyai kandungan gizi yang tinggi dan vitamin yang beragam dibandingkan beras putih dan beras merah.Kaya akan zat antioksidan, antosianin , madu, vitamin E, ekstrak kemuning
Manfaat : membantu dalam peremajaan kulit, pengecilan pori-pori 

Waktu itu aku beli di toko kecantikan yang kecil, jadi variannya gak komplit dan cuma ada kacang hijau dan ketan hitam. Aku pilih kacang hijau karena menyesuaikan dengan kondisi kulitku yang acne prone. Tapi sebenernya tergiur juga sih dengan varian lainnya.

Nah, kita langsung aja ke penampakannya ya :


Kandungannya sama dengan apa yang sudah kutulis sebelumnya ya. 1 sachet ini isinya 10 gr dengan harga 8.000. Dibandingkan dengan masker bubuk sachetan yang lain, aku ngerasa ini isinya dikit banget, bahkan kaya cuma bisa dipake 1x aja. Bisa sih untuk berkali-kali tapi maskernya cair gitu (banyakin air) lol. Jadi waktu aku pake ini, sisanya mungkin 1/3 nya lah, padahal mukaku ini tergolong kecil. 

Untuk bubuk maskernya lembuuuut sekali. Kaya tepung terigu teksturnya. Gak ada kasar-kasarnya sama sekali. Warnanya putih kehijauan.




Oh iya, aku kalau maskeran, si maskernya selalu kusimpan dulu di kulkas supaya waktu maskeran rasanya nyessshhh adeeem. Begitu juga dengan masker ini, sebelumnya aku simpan dulu di kulkas, jadi waktu dipake segeerrr.

Hal pertama yang aku rasain saat pake masker ini adalah adem, yang kedua adalah BAU. Agak sulit ya mendefinisikan baunya seperti apa, aku juga gak paham. Baunya kaya bedak jadul gitu, wangi bikin puyeng, kalo kamu pernah coba bedak-bedak viva, kayanya gak beda jauh sih sama wangi bedak viva itu.
                               
Masker ini cepet keringnya dan ngencengnya cepet, mungkin 10 menitan udah kering dan kaku. Aku gak gerak sama sekali dia udah retak-retak gitu. Jadi beware ya, kalau udah kering mending langsung dibilas, jangan dibiarin lama-lama. Takutnya wajahmu jadi kering.

Dia bener-bener menyamarkan pori, mengangkat minyak, sedikit mengurangi merah-merah jerawat di pipiku. Kulitku jadi halus seketika dan memang jadi agak kering sih, tapi setelahnya juga kulitku bakal berminyak lagi. Jadi buat kalian yang jenis kulitnya berminyak, boleh banget coba ini. Tapi buat yang kulitnya udah kering, mungkin lebih baik coba varian yang lain, karena untuk yang Kacang Hijau ini kayanya memang lebih cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat.

So, kesimpulannya

+ Terjangkau
+ Kandungan dan manfaatnya banyak
+ Mudah diaplikasikan
+ Harga terjangkau
+ Menyamarkan pori
+ Mengangkat minyak berlebih
+ Mengurangi merah jerawat

- Aku belum terbiasa dengan baunya yang "unik"
- Isinya dikit dibanding dengan masker bubuk umumnya
- Kurang cocok untuk kulit kering

Price : 8.000 per 10 gr

Rate : 8/10

Repurchase : Yes! Mungkin aku bakal coba semua variannya, dan kalau aku udah coba akan aku share mana yang paling oke menurutku.

See you, pretties!

REVIEW : Loreal Mat Magique BB Essence

Sebenernya produk-produk foundie, bb cream, dan kawan kawannya adalah musuh berat kulit wajahku yang oily combination ini. Salah dikit aja bisa bikin kulit wajahku break out dan butuh berbulan-bulan untuk nyembuhinnya :(

Untuk kulit oily sepertiku, diwajibkan untuk mencari produk make up (terutama foundie) yang water based. Tapi sulitnya adalah, jarang sekali produk yang water based. Ada beberapa produk, terutama ptoduk lokal, yang biasanya menuliskan oil free tapi ternyata tetap mengandung minyak. Biasanya untuk memeriksa kandungan foundie, aku menggunakan tes air. 

Caranya seperti ini :

Siapkan segelas air, lalu teteskan foundie ke air tersebut. Kalau foundie tersebut mengandung minyak, ia akan tetap menggumpal saat diaduk. Dan biasanya nempel ke dinding gelas. Dan saat airnya dibuangpun, biasanya foundienya masih menempel dan butuh beberapa kali dibilas baru foundienya hilang.

Nah, aku punya cerita sebelum akhirnya aku memutuskan untuk membeli BB Essence ini. Aku punya senior di kantor yang sering beli make up juga. Suatu waktu dia bilang kalau dia baru beli BB Essence ini. Iseng karena penasaran, aku minta beberapa tetes untuk dimasukkan ke dalam air. Dan yang bikin aku amaze adalah.. Belum sempat kuaduk, cairannya sudah langsung membaur dengan airnya. AAAAKKKKKK.. Tanpa ba bi bu, selang beberapa hari aku langsung cari counter Loreal dan akhirnya beli si BB Essence ini. Packagingnya seperti ini, dari kaca, agak takut pecah tapi kayanya gak mungkin ya. Haha. 





Yang aku heran sampai saat ini adalah aplikatornya. Wtf moment banget waktu pertama kali ngeliatnya. 'INI MAKSUDNYA APPAHH?? BUAT APPAHH??' yah kira kira begitu respon pertamaku saat liat aplikator yang berbentuk seperti ini. 



Yak, aplikatornya berbentuk seperti ini dengan bulatan di ujungnya. Agak sulit buat ngeluarinnya karena essence yg didapet dari aplikatornya hanya sedikit. Jadi harus beberapa kali nyelup nyelupin si aplikatornya. 

BB Essence ini hanya ada 3 shade, warnanya pun gak beda jauh. Dan seperti biasa aku beli warna yang paling gelap. Tapi yang paling gelap ini juga gak terlalu gelap sih. Tapi yaudahlah. Aku beli di counter seharga 159rb.

Ini swatch pertama di tanganku.

Tekstur BB Essence ini kurang lebih mirip Acnes Tint Moisturizer, cair. Sebelum dipakai pun dia harus dikocok dulu.

Kebetulan kemarin aku lagi ada acara formal, jadi sekalian aku coba kualitas si BB essence ini.


Pardon my super oily face >.<
Kalau menurutku, shadenya yang paling gelap ini juga masih agak greyish saat dipakai di tone kulitku. Walaupun di keterangannya matte, tapi yasudahlah, dia gak akan mempan kalau ngelawan kulit oilyku, tetep aja berminyak.

Coveragenya sheer to medium karena teksturnyapun memang ringan. Hanya saja ketika kalian memakai BB essence ini, harus cepat saat membaurkannya karena BB essence ini cukup cepat keringnya. Jadi kalau didiamkan seperti saat kupakai (dipending untuk foto foto dulu) agak sulit untuk dibaurkan.

Oil control, so so. Tetep bikin wajah berminyak. Dan karena oil controlnya yang begini, bb essence ini gak tahan lama di wajahku. 

Tapi yang aku suka dari BB essence ini, dia sama sekali gak bikin masalah di kulit wajahku, seperti beruntusan atau jerawat. Yippie!

So, kesimpulannya :

+ tekstur cair, gak bikin berat di muka
+ meratakan warna wajah
+ coverage cukup oke
+ gak bikin break out
+ water based
+ cukup terjangkau dan mudah ditemukan di counter Loreal

- packaging so so,terutama aplikatornya
- oil control dan staying power kurang oke
- shadenya kurang banyak, terutama untuk tone kulit sawo matang sepertiku

Rate : 7/10

Repurchas? Maybe, kalau gak nemu yang lebih oke dari ini.

See you, fellas!








REVIEW : Emina Bare With Me Mineral Loose Powder (04 Ebony)

Hai ladies,

Pasti kalian udah mulai denger brand lokal teranyar ini ya. Brand lokal yang diproduksi oleh Paragon, yang berarti masih sodaraan sama Wardah dan Make Over, ya Emina! Dari kemasan dan jenis jenis produknya, tampaknya sasaran utamanya adalah remaja. Packagingnya cute, sedikit ngingetin aku sama brand-brand Korea. 

Nah, kali ini aku mau review salah satu produknya yang sudah kupakai selama beberapa bulan ke belakang. Ya, mineral loose powdernya! Sebelumnya aku juga pernah coba compact powdernya dengan warna yang sama, lalu aku gak tau gimana ceritanya, tiba-tiba compact powdernya pecah kebelah dua dan isinya pun hancur. Mungkin aku gak ngeh waktu disimpen di tas ketimpa sama barang lain atau gimana, tapi yang jelas ini membuktikan kalau packagingnya rapuh sekali.

Setelah kepergian compact powder itu, aku ingin coba mineral loose powdernya. Memang aku biasanya pake loose powder, tapi karena kemarin aku ingin cari yang praktis pemakaiannya maka aku coba compact powder. Tapi sebagai pecinta loose powder akhirnya aku memutuskan untuk beli loose powder ini yang shade 04 yaitu Ebony. Ini merupakan warna yang paling gelap karena tone kulitku memang agak gelap. 


Untuk mineral loose powder ini packagingnya lebih kuat dibanding dengan compactnya yang lebih ringkih. Isinya 8 gr dengan harga sekitar 49.000 kalau aku gak salah ya.


Warnanya memang coklat sekali, warna beige mungkin ya. Powdernya sangat halus sekali. Gak ada wangi yang aneh-aneh. Untuk spongenya juga enak untuk dipakai, lembut. 


Oh ya, sebenernya shade no 02 masih bisa masuk ke tone kulitku, jadi jatohnya memang kulitku jadi setingkat lebih cerah. Tapi aku tetap pilih yang Ebony karena tujuan aku pake bedak sebenernya sih cuma buat ngeratain warna kulit aja. Gak pengen keliatan lebih putih. Aku juga lagi ngerasa hot gimana gitu kalau tone kulitku agak agak jadi tan gini. Haha.


Foto yang kiri kelihatan lebih cerah karena saat difoto ini pakai flash dan mukaku sedang berminyak jadi ya agak keliatan putih. Padahal jauh lebih kucel aslinya. Haha.

Nah, seperti yang dilihat juga, setelah dipake, kulitku gak berubah jadi lebih cerah atau putihan, hanya warna kulitku lebih rata dan kelihatannya jadi lebih halus. Menurutku untuk ukuran loose powder, Emina ini punya coverage yang oke. Cukup bisa menutup noda-noda, tapi untuk noda yang lebih merah, aku mesti pake concealer lagi. Pori-pori di wajahpun menjadi tersamarkan. Aku suka hasil akhirnya karena sangat natural dan bikin kulit kelihatan lebih halus.

Untuk oil controlnya sih biasa aja ya, karena mukaku berminyak parah, sejam dua jam pun sudah mulai berminyak di daerah T.

Selama ini aku sudah coba berbagai brand loose powder dari mulai brand lokal, korea, ataupun USA, tapi entah kenapa aku merasa Emina ini yang paling cocok. Senangnyaaaa..

So, kesimpulannya

+ Tekstur powdernya sangat halus
+ Khusus untuk shade Ebony, warnanya masuk ke tone kulit Indonesia (sawo matang)
+ Coverage medium, oke lah untuk ukuran loose powder
+ Packaging imut
+ Harga terjangkau
+ Paraben free! Yiha.
+ Tidak mengandung mineral oil, yang biasanya bisa memicu timbul jerawat

- Oil control masih so so
- Counternya masih sedikit

Price : 49,000 di counternya

Rpurchase : YES!